Loading...

Pemkot Ambon Canangkan Program Pertukaran Guru Mengajar

AMBON, TAJUKTIMUR.COM – Pemkot Ambon mencanangkan program pertukaran guru mengajar sebagai upaya menciptkan harmonisasi sosial.

Program Pertukatan guru mengajar diikuti 200 guru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kota Ambon.

“Sebanyak 200 guru yang terbagi menjadi 75 guru tingkat SD dan 125 guru tingkat SMP,? akan mengikuti program selama tiga bulan kedepan, yang dimulai sejak tanggal 1 Oktober hingga 8 Desember 2018,” kata Kepala Dinas Pendidikan kota Ambon, Fahmy Salatalohy, Senin.

Menurut dia, program ini bertujuan meningkatkan harmonisasi sosial antar sesama guru dengan guru maupun guru dengan siswa.

Harmonisasi dalam semangat kebinekaan, harus dimulai dari lingkungan pendidikan yakni antara para guru harus menjadi contoh bagi para murid.

“Melalui program ini nantinya para guru yang selama ini mengajar di sekolah Yayasan Kristen maupun Islam akan bertukar, atau guru yang selama ini mengajar di pusat kota akan bertukar dengan guru di kecamatan Leitimur Selatan, sehingga akan terwujud harmonisasi sosial dan tidak ada kesenjangan antar guru dan siswa,” katanya.

Pihaknya berharap, guru dapat berbagi pengetahuan dengan sekolah lain, mengingat tidak semua sekolah dalam kota Ambon memiliki kualitas yang sama, sehingga dengan penyebaran dan pertukaran para guru secara merata di setiap sekolah dapat meningkatkan mutu pengajaran dan ilmu bagi sekolah masing-masing.

“Pertukaran guru ini berlaku di lima kecamatan dalam kota Ambon, akan menjadi pengalaman baru setiap guru pada lingkungan sekolah tempat mengabdi, selain itu juga rasa kebersamaan dan kekeluargaan akan semakin terbangun,” tandasnya.

Fahmy menambahkan, program ini juga merupakan upaya Pemerintah Kota Ambon untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama para guru.

Selain itu juga sejalan dengan visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, untuk menciptakan Ambon yang harmonis.

“Kami berharap melalui program pertukaran guru ini dapat menjadi pioner dan contoh implementasi dari harmonisasi sosial di Kota Ambon,” ujarnya.

Berita Lainnya
Polres: Pengungkapan kasus Narkoba di Ambon Melebihi Target AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pengungkapan kasus narkotika dan obat-obat terlarang yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease sejak Januari ...
Film Dokumenter asal Ambon Raih Penghargaan Youth Sineas Award 2018 AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Film Dokumenter Pendayung Terakhir karya anak muda Ambon dari komunitas film Obscura Alhazen yang disutradarai Ali B. Kilbaren, berhasil menyabet ...
Pendaftar CPNS di Kota Ambon Capai 1.739 Orang AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Jumlah pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah kota (Pemkot) Ambon telah mencapai 1.739 orang. "Sampai hari ini jumla...
Bulog Maluku Dukung Gagasan Pusat Logistik Daerah AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Perum Bulog Maluku Arif Mandu mengatakan, pada prinsipnya pihaknya mendukung gagasan Menko Maritim untuk membangun pusat logistik di daerah...
DPRD Ambon Lantik Dua Anggota PAW AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Ambon James Maatita melantik dua anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014 - 2019. P...
Kanal: Maluku