Loading...

Pemkot Ambon Gelar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik

AMBON, TAJUKTIMUR.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon siap menggelar kompetisi inovasi pelayanan publik bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Setelah dilakukan sosialisasi kompetisi inovasi pelayanan publik, maka segera akan melaksanakan kompetisi yang diikuti seluruh OPD, sekolah, puskesmas, desa, negeri dan kelurahan serta BUMD di kota Ambon,” kata Kepala Bagian Organisasi Tata Laksana kota Ambon, Eddy Tasso, Senin.

Ia mengatakan, setiap OPD dan unit kerja lainnya akan mengirimkan proposal untuk mengikuti kompetiti inovasi layanan publik, yang akan dinilai oleh tim penguji dari Universitas Pattimura, Bappekot Ambon, dan Kemenpan RI.

“Setelah proposal masuk akan dinilai 10 pemenang tahap I, berdasarkan kategori inovasi yang dilombakan,” katanya.

Kategori kompetisi terdiri dari tata kelola penyelengaraan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berkinerja tinggi, memajukan transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam pelayanan publik.

Selain itu, kolaborasi dalam kegiatan penyelengaraan pelayanan publik dan pelayanan publik inklusif untuk memajukan kesejahteraan masyarakat.

Dijelaskannya, kriteria inovasi yang diikutsertakan dalam kompetisi wajib memenuhi seluruh kriteria diantaranya, memiliki keterbaruan yakni memperkenalkan gagasan yang unik dan pendekatan yang baru dalam penyelesaian masalah.

Efektif yakni memperlihatkan hasil yang nyata dan memberikan solusi dalam penyelesaian permasalahan. Sedangkan, bermanfaat yakni menyelesaikan permasalahan yang menjadi kepentingan dan perhatian publik.

Yang terpenting, lanjutnya adalah berkelanjutan yakni mendapat jaminan terus dipertahankan yang diperlihatkan dalam bentuk dukungan program dan anggaran, tugas dan fungsi organisasi serta hukum dan perundang-undangan.

Eddy mengemukakan, kompetisi ini antara lain bertujuan untuk memberikan rangsangan , motivasi kepada seluruh OPD dan unit kerja lainnya untuk bekerja lebih inovatif.

“Harapannya adalah bukan hanya ada inovasi baru dalam bekerja, tetapi ada perubahan budaya kerja dari kerja rutin menjadi kerja yang berinovasi,” tandasnya.

Berita Lainnya
BKSDA Maluku Lepasliarkan Burung Nuri Merah AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku melepasliarkan 65 ekor buru...
Stok Beras Bulog Maluku dan Maluku Utara Aman AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Stok beras Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Maluku dan Maluku Utara saat ...
Gubernur Assagaff akan Lapor Perkembangan Pembangunan RSUP ke Presiden AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Maluku, Said Assagaff mengatakan akan melaporkan perkembangan pemba...
30 Peserta Lolos Seleksi Kompetisi Dasar CPNS Ambon AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 30 peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipi...
Gubernur Maluku Minta Generasi Muda jadi Pejuang Pendidikan AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Gubernur Maluku Said Assagaff meminta generasi muda memaknai peringatan Hari...
Kanal: Maluku