Loading...

Ruas Jalan Taman Manusela Terancam Longsor

AMBON, TAJUKTIMUR.COM — Ruas jalan kawasan Taman Nasional Manusela di kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) terancam longsor jika tidak segera diperbaiki.

Pantauan kondisi jalan dikawasan tersebut terancam longsor akibat curah hujan yang cukup tinggi dan berdampak pada angkutan umum maupun jasa transportasi yang melewati kawasan tersebut.

Kondisi jalan Trans Seram di kawasan Taman Nasional Manusela dengan Tanjakan tajam berkelok yang oleh masyarakat lokal dinamai Jalan “SS”. Kondisi jalan kawasan tersebut cukup berbahaya bagi angkutan umum maupun jasa transportasi lainnya.

Seorang sopir angkutan tujuan Ambon – Bula, Saleh, menuturkan tekstur tanah yang labil berdampak pada tanah longsor di bahu jalan saat musim hujan.

“Saat musim hujan tentu akan merusak badan jalan yang tidak terlalu lebar, mengingat kawasan SS ini merupakan jalur lalu lintas kendaraan dari Kota Masohi menuju Seram Utara dan Kabupaten Seram Bagian Timur,” katanya.

Ia mengatakan, sejak difungsikan awal tahun 2000 kondisi Jalan SS yang berada di atas ketinggian seribu meter dari permukaan laut tidak pernah mulus.

Sebelum pelaksanaan Even Tour de Mollucas (TDM) September 2017 ruas jalan ini telah diperbaiki, tetapi kemudian mengalami kerusakan.

”Sebelum jalan lintas taman nasional rusak, lama perjalanan di kawasan Taman Nasional Manusela dapat ditempuh dalam waktu satu jam, tetapi jika musim hujan ditambah terjadi kerusakan dan keretakan, waktu tempuh menjadi dua jam. Karena itu kita harus ekstra hati-hati,” katanya.

Pihaknya berharap, perhatian pemerintah provinsi Maluku maupun Kabupaten untuk melihat kondisi jalan tersebut.

“Jika tidak segera diperbaiki maka akan berdampak bagi angkutan yang melewati ruas jalan taman Manusela,” tandasnya.

Taman Nasional Manusela merupakan kawasan konservasi dengan luas sekitar 189.000 ha. Lokasi kawasan ini hampir meliputi 75 persen kabupaten Maluku Tengah, serta merupakan gabungan dari dua cagar alam, yaitu Wae Nua dan Wae Mual beserta seluruh perluasan wilayahnya.

Kontur wilayah di Taman Nasional Manusela sangat beragam, mulai dari pegunungan, bukit yang lebih kecil, hutan tropis yang masih alami, pesisir hutan bakau, hingga lautan dengan terumbu karang yang sangat indah.

Taman Nasional Manusela merupakan daerah konservasi alam terindah yang ada di Indonesia. Berbagai aktivitas pun dapat dilakukan di Taman Nasional Manusela, mulai dari panjat tebing, hiking, camping, snorkeling, hingga diving.

Berita Lainnya
Dinas PUPR Ambon Normalisasi Tiga Sungai AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon akan melakukan normalisasi sungai Waiheru, Wayame, dan Waetomu. "...
Diduga Terlibat Korupsi, Sekda Kabupaten Buru Ditahan AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Buru AA alias Ahmad bersama bendahara rutin Setda LJA alias Joni ditahan Direskrimsus Polda Maluku...
Kapal Ikan Asal Bali Tenggelam di Perairan Arafura AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Kantor Badan SAR Nasional Ambon, Muslimin memastikan KM. Cahaya Rejeki 88, sebuah kapal penangkap ikan yang tenggelam d...
Menteri Budi Karya Sumadi Dukung Unpatti Buka Prodi Teknik Transportasi AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendukung pembukaan program studi (prodi) baru yakni teknik transportasi kelaut...
Pemkot Ambon Gelar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon siap menggelar kompetisi inovasi pelayanan publik bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD...
Kanal: Maluku