Loading...

Stok Beras Bulog Maluku Aman

AMBON, TAJUKTIMUR.COM —- Stok beras milik Perum Bulog Divisi Regional Maluku cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan daerah tersebut hingga tiga bulan ke depan.

“Stok beras cukup banyak sekarang ini, karena itu warga yang berdiam di Provinsi Maluku maupun Maluku Utara pada umumnya tidak perlu khawatir menghadapi musim hujan yang hingga kini masih terus berlangsung,” kata Kepala Bidang Pelayanan Publik Perum Bulog Maluku Armin Bandjar di Ambon, Senin.

Armin memerinci stok yang ada itu yakni beras yang terdapat di Gudang Bulog Maluku sebanyak 12,779 ton beras jenis PSO + komersial lima persen dan beras komersial 15 persen sebanyak 1.686 ton.

“Beras-beras ini terbagi pada gudang Bulog di Kota Ambon untuk beras jenis PSO sebanyak 3,360 ton, dan beras komersial lima persen sensebanyak 2,961 ton, dan komersial 15 persen sebanyak 590 ton,” ujarnya.

Sedangkan yang ada di Gudang Bulog Kota Tual beras jenis PSO sebanyak 1,383 ton, beras komersial lima persen sebanyak 650 ton, dan komersial 15 persen sebanyak 596 ton, di Mako Kabupaten Pulau Buru terdapat beras jenis PSO sebanyak 759 ton.

Sedangkan untuk gudang Bulog yang terdapat di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara tercatat untuk beras jenis PSO sebanyak 1,477 ton, beras komersial jenis lima persen sebanyak 500 ton, dan komersial 15 persen sebanyak 500 ton.

Armin mengatakan gudang Bulog di Ternate yang merupakan Ibu Kota Provinsi Maluku Utara tetapi masih masuk dalam wilayah Devisi Regional Perum Bulog Maluku.

“Jadi stok beras Perum Bulog Maluku saat ini cukup banyak, apa lagi akan masuk lagi sebanyak 3,500 ton lebih dari Sulawesi Selatan yang akan mengisi gudang-gudang Bulog di Kota Ambon Kota Tual, maupun Ternate (Malut),” ujarnya.

Disinggung kegiatan pasar murah, Armin mengatakan saat ini Bulog Maluku masih melaksanakan oprerasi pasar dengan menjual beras Rp10.000 per kg melalui kerja sama dengan beberapa pedagang yang ada di pasar Mardika maupun Pasar Batu Merah.

“Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kestabilan harga beras di pasar dan tidak terjadi perubahan harga naik melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditentukan pemerintah,” katanya.

Berita Lainnya
BPBD: Belum Ada Laporan Dampak Gempa Ambon AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku menyatakan, belum ada laporan dampak gempa tektonik 3,4 Skala Richter (SR) yang menguncang kota ...
Kapolda Pastikan Gunung Botak Bersih dari Aktivitas Penambangan AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa memastikan Gunung Botak, Kabupaten Buru akan bersih dari aktivitas penambangan, dengan melakukan penyisiran ...
BPOM Maluku Amankan 41.672 Produk Tidak Memenuhi Ketentuan AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Maluku menemukan 41.672 produk obat, pangan dan kosmetik yang tidak memenuhi ketentuan (TMK), sehingga tida...
Polres: Pengungkapan kasus Narkoba di Ambon Melebihi Target AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Pengungkapan kasus narkotika dan obat-obat terlarang yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease sejak Januari ...
Film Dokumenter asal Ambon Raih Penghargaan Youth Sineas Award 2018 AMBON, TAJUKTIMUR.COM - Film Dokumenter Pendayung Terakhir karya anak muda Ambon dari komunitas film Obscura Alhazen yang disutradarai Ali B. Kilbaren, berhasil menyabet ...
Kanal: Maluku