Loading...

166 Pendaki Gunung Merapi Berhasil Dievakuasi Selamat

YOGYAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Ketika kepulan berwarna putih keabu-abuan keluar dari mulut Gunung Merapi ada banyak pendaki yang tengah menikmati indahnya pagi dipuncak Gunung Merapi Bahkan video keasikan sejumlah pendaki yang sedang membuat sarapan dan terkejut dengan semburan erupsi pertama sempat beredar luas disosial media hari itu juga. Hujan abu yang kemudian meyusul dan jatuh disebagian kota Yogyakarta sempat menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat sekitar. Namun hari ini Sabtu (12/05/2018) suasana sudah kembali normal. Bahkan di kawasan Malioboro yang sempat mengalami hujan abu pada siang hari, aktivitas masyarakat telah berjalan normal.

Hal itu juga dibenarkan oleh Badan Nasionak Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menyatakan bahwa pascaerupsi freaktik Gunung Merapi di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Jumat (11/5/2017) pagi kondisi masyarakat telah normal kembali. Tidak ada erupsi susulan dan aktivitas vulkanik Gunung Merapi tetap normal. Status tetap normal (level I), BPPTK PVMBG terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Merapi. Sebaran abu dilaporkan juga telah menghilang. Pantauan dari satelit Himawari BMKG menunjukkan sebaran abu vulkanik mengarah ke Samudera Hindia pada Jumat siang.

Sebanyak 166 jiwa pendaki Gunung Merapi yang berada di sekitar Pasar Bubrah yang berjarak sekitar 1 km dari puncak kawah saat erupsi, saat ini semuanya sudah berhasil dievakuasi dengan selamat oleh petugas dan relawan. Sebanyak 8 orang pendaki mengalami luka-luka ringan dan trauma. Tidak ada korban jiwa.

“Hingga saat ini masyarakat yang sebelumnya melakukan evakuasi mandiri telah kembali ke rumah masing-masing”, ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Jumat malam (11/05).

Diperkirakan sekitar 8.890 jiwa masyarakat yang tinggal di lereng selatan Gunung Merapi di wilayah Kabupaten Sleman melakukan evakuasi mandiri. Mereka mengungsi secara mandiri ke Glagaharjo sekitar 2.000 jiwa, Balai Desa Umbulharjo 500 jiwa, barak Brayut Umbulharjo 400 jiwa, Puskesmas Pakem Harjobinangun 2.000 jiwa, Balai Desa Pakembinangun dan Harjobinangun 800 jiwa, lapangan Tritis Purwobinangun 800 jiwa, barak Purwobinangun 190 jiwa, Candi Binangun 2.000 jiwa, dan Balai Desa Girikerto 200 jiwa.

Puluhan ribu sudah didistribusikan kepada masyarakat. BPBD Sleman mendistribusikan 29.350 lembar, BPBD Kabupaten Magelang mendistribusikan 9.000 lembar, BPBD Kabupaten Klaten membagikan 26.000 lembar, BPBD Kabupaten Boyolali 6.000 lembar. Selain itu beberapa lembaga dan relawan juga membagikan masker seperti PMI, Tagana, Dinas Kesehatan dan lainnya.

“Untuk sementara obyek wisata di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi ditutup oleh Balai Taman Nasional Gunung Merapi”, jelas Sutopo.

Beberapa obyek wisata yang ditutup adalah Tlogo Muncar dan Tlogo Nirwono di Kaliurang, Panguk dan Plunyon di Kali Kuning Cangkringan, Sapuangin Deles di Kemalang Klaten, Jurang Jero di Srumbung Magelang dan pendakian Gunung Merapi dari Sapuangin maupun dari Selo Boyolali. Penutupan sementara sampai dengan batas yang akan ditentukan kemudian.

Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang. Belajar dari pengalaman erupsi Gunung Merapi tahun 2010, saat ini perintah, pemda, masyarakat dan relawan telah meningkat tingkat kesiapsiagaannya menghadapi erupsi Gunung Merapi. (dw)

Berita Lainnya
KPK Periksa Idrus Marham Terkait Kasus Bakamla JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Komisi Pemberantasna Korupsi (KPK) memeriksa politisi Partai Golkar Idrus Marham sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap ...
KA Minangkabau Ekspres Diresmikan Presiden PADANG, TAJUJTIMUR.COM — Setelah menjalani masa uji coba melayani penumpang sejak 1 Mei 2018 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Ibu Negar...
Survei Indikator: Ganjar-Taj Yasin 72,4 persen, Sudirman Said 21 persen JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Pasangan calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo-Taj Yasin mengungguli pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah dalam survei e...
Kritik Menag, Said Aqil: Yang Dirilis Harusnya yang Dicekal JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj mengatakan Kementerian Agama seharusnya merilis daftar nama...
Kominfo Belum Blokir 19.500 Situs Radikal YOGYAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan verifikasi terhadap 19.500 situs radikal, terorisme dan ekstrimisme yang...
Kanal: Nasional