Loading...

34 Kapal Sisir 2 Sektor Pencarian JT 610

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Hingga siang ini, Selasa (30/10/2018), tim SAR masih terus melaksanakan penyisiran di sektor 1 maupun sektor 2. Di sektor 1 pencarian mengerahkan empat kapal yang dilengkapi dengan peralatan deteksi bawah air. Yang pertama, KRI Rigel dengan dilengkapi dengan peralatan Multi Beem Echo Sounder (MBES), Side Scan Sonar, dan Remotly Operated Umderwater Vehicle (ROV). Yang kedua, KN SAR Basudewa Jakarta yang dilengkapi dengan Side Scan Sonar. Yang ketiga, Kapal Baruna Jaya milik BPPT yang dilengkapi dengan MBES, Ping Locator untuk memdeteksi sinyal blackbox, dan ROV. Sedangkan yang keempat, Kapal Dominos milik Pertamina yang dilengkapi dengan Side Scan Sonar, MBES, Ping Locator, dan Digital Global Positioning System (DGPS).
Tidak hanya itu, pada sektor ini juga dikerahkan para penyelam dari Basarnas Special Group (BSG), Kopaska, Taifib, dan Potensi SAR lain yang memiliki kompetensi di bidang underwater atau penyelaman. Covered area sektor 1 ini di sekitar last contact pesawat pada koordinat 05 derajat 46 menit 15 detik South dan 107 derajat 07 menit 16 detik East.
Sementara pada Sektor 2, dikerahkan 30 kapal lebih dari Basarnas, Kementerian Perhubungan, Polair, KPLP, Bea Cukai dan lainnya untuk pencarian di permukaan air. Tidak hanya itu, Basarnas juga mengerahkan helikopter untuk searching dari udara.
“Kita all out, kami 24 jam bekerja dengan memgerahkan semua peralatan yang ada, termasuk dari Potensi SAR untuk mencari posisi badan pesawat,” tegas Kabasarnas Marsdya TNI M Syaugi di Posko Basarnas Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok.
Jumlah personil.yang terlibat dalam operasi hingga saat ini terperinci : Basarnas 201 personil, TNI AD 15 personil, TNI AL 456 personil, TNI AU 4 personil, Polri 58 personil, KPLP 30 personil, Bea Cukai 18 personil, PMI 30 orang, serta dukungan dari masyarakat dan nelayan lainnya.
Sementara untuk hasil operasi , hingga siang ini masih berjumlah 10 kantong jenazah berisi serpihan pesawat, dokumen korban dan peralatan-peralatan yang terapung, serta potongan tubuh yang diduga milik korban. Semua hasil operasi tersebut diaerahkan ke DVI Polri selanjutnya dibawa ke RS Kramat Jati.
Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 rute Cengkareng – Pangkalpinang mengalami kecelakaan 13 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (29/10/2018) pukul 06.20 WIB. Pesawat dengan personal on board sebanyak 189 orang itu jatuh di kawasan Perairan Karawang.

Berita Lainnya
Presiden Jokowi Lantik Andika Perkasa sebagai KSAD JAKARTA, TAKUKTIMUR.COM - Presiden Joko Widodo pada Kamis, 22 November 2018, melantik Letnan Jendera...
Menag Menyayangkan Maraknya Tebar Kebencian BOGOR, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyayangkan maraknya fenomena ...
PKS Usul Hapus Pajak Sepeda Motor dan Berlakukan SIM Seumur Hidup TAJUKTIMUR.COM, JAKARTA  -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjanjikan jika menang pada pemilu 2019...
82 Korban Lion Air JT 610 Belum Teridentifikasi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Hingga kini masih tersisa 82 orang korban Lion Air JT 610 yang belum terid...
IKKT: Pendidik PAUD Merupakan Ujung Tombak Dalam Pembinaan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan ujung tombak dalam pem...
Kanal: Nasional