Loading...

Akunnya Disuspend, Mustofa Nahrawardaya: Kenapa ditutup? Itu akan saya tanyakan

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Pegiat media sosial, Mustofa Nahrawardaya, memindahkan sementara aktivitas media sosialnya di akun twitter ke akun cadangan. Hal itu dilakukan Mustofa karena akun miliknya yakni @NetizenTofa telah dibekukan (suspended) Twitter.

Pantauan tajuktimur.com, Rabu petang (25/7/2018) akun milik pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah tidak dapat diakses. Tofa pun mengumumkan bahwa dirinya pindah sementara ke akun cadangan yakni @AkunTofa.

“Saya terbiasa mempersiapkan akun cadangan karena sudah lama diancam. Pertama dulu @TofaLemon hilang, dicuri. Dulu yang mencurinya bersamaan dengan mencuri email, mencuri Instagram, dan Facebook. Waktu itu menjelang 2017, menjelang Pilkada DKI. Sekarang jelang pilpres. Saya tahu itu dicuri dari pihak-pihak berkepntingan karena itu kan bunyi dari buzzer-buzzer lawan yang menyebut, ‘Anda akan kami take down. Take down itu kan bahasa khas,” jelas Mustofa.

Selain akun @TofaLemon, Ia mengatakan akun sebelumnya yakni @MustofaNahra juga dicuri.

“Pada waktu itu akun yang dicuri tersebut menyebarkan cuitan fitnah termasuk yang menyasar sejumlah tokoh di antaranya Fadli Zon,” katanya.

Setelah akun @MustofaNahra disebutnya dicuri, dirinya telah membuat akun baru yakni @NetizenTofa hingga kini setelah itu di-suspend dia berpindah ke akun cadangan lainnya.

Setelah bermigrasi sementara ke @AkunTofa, ia pun mengicaukan sejumlah pernyataan. Satu di antaranya ia menegaskan tak akan surut menggelorakan #2019GantiPresiden.

Mustofa mengaku belum melayangkan pertanyaan ke Twitter perihal pembekuan akun miliknya. Namun, sambungnya, itu akan coba dilakukan untuk mendapatkan kejelasan dan memastikan setelah di-suspend akun tersebut tak bisa disalahgunakan pihak lain yang bukan dirinya.

“Nanti saya coba laporkan ke Twitter untuk bertanya ada apa. Karena toh ada akun-akun twitter yang justru jahat seperti kakek detktif, joxzin yogya tapi masih tetap eksis,” ujar Mustofa.

Dilansir CNN Indonesia baru-baru ini, Mustofa mengungkapkan “Kenapa saya yang akun resmi, kenapa ditutup. Itu akan saya tanyakan.”

Ia menegaskan andai nanti jawaban yang diterima akun miliknya harus diverifikasi sehingga mendapatkan tanda khusus sebagai akun resmi dari Twitter, ia akan melakukannya. Itu pun dengan syarat, tegas Mustofa, agar akun tersebut tak mudah di-suspend begitu saja.

“Twitter men-takedown kan bukan inisiatif Twitter. Tapi, pasti ada laporan serius itu entah dari lembaga entah dari yang lain. Itu dugaan saya ada tekanan tertentu, ada permintaan tertentu,” ungkapnya.

Berita Lainnya
SPKKL Kupang Uji Coba Aplikasi Pelaporan Kejadian Laut Berbasis Android KUPANG, TAJUKTIMUR.COM - SPKKL Kupang mengajak peran serta masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan...
BMKG: Waspada Potensi Banjir dan Longsor Meningkat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau masuknya mus...
Kemenag Uji Coba Sistem Daftar Nikah Online JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Agama telah meluncurkan Sistem Informasi Pernikahan Berbasis W...
KPI minta PRSSNI Dorong Anggotanya Hindari Pelanggaran Siaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta Persatuan Radio Swasta Siaran Nas...
Pengamat: Publik Harus Pertanyakan Program Capres-Cawapres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Feri Amsari mengatakan...
Kanal: Nasional