Loading...

Alih Fungsi Lahan Marak, Ini Saran PKS

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Ketua Bidang Ekuintek-Lingkungan Hidup DPP PKS Memed Sosiawan meminta reformasi agraria lanjutan mengingat terjadinya berbagai permasalahan konversi alih fungsi lahan baik tanah hutan maupun tanah pertanian yang urung rampung. Disertai dengan bertambahnya jumlah penduduk yang menuntut tersedianya kehidupan menuju kemakmuran.

“Tujuan dari restrukturisasi kepemilikan tanah adalah mengatasi ketimpangan penguasaan tanah di Indonesia. Restrukturisasi penguasaan tanah semakin diperlukan mengingat penguasaan asing atas tanah dan sumber daya alam semakin meningkat dari tahun ke tahun. Penataan restrukturisasi penggunaan tanah juga mendesak dilaksanakan karena kewenangan menentukan peruntukan dan penggunaan tanah adalah kewenangan negara,” kata Memed di Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Potensi sumber pengadaan tanah bagi Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA), kata dia, sebenarnya sangatlah besar. Dari luasan 78,1 juta ha tanah (62,9 persen) yang telah dikonversi dari tanah hutan menjadi tanah nonhutan selama masa orde baru dan masa reformasi, dapat dialokasikan sebagian luasannya menjadi TORA, terutama tanah-tanah yang telah habis masa konsesinya.

“Sedangkan sebagian besar luasan tanah non hutan sisa lainnya dapat dikembalikan fungsinya menjadi tanah hutan seperti semula yang mendukung kesehatan ekosistem melalui reboisasi, agar luasan hutan di Indonesia yang telah berkurang menjadi hanya tinggal 37,1 persen dapat meningkat kembali menjadi lebih dari 50 persen,” ungkap Memed.

Perjuangan menghutankan kembali tanah nonhutan menjadi tanah hutan adalah merupakan tantangan perjuangan jangka panjang lintas generasi, agar generasi kita yang akan datang tetap dapat hidup dalam lingkungan ekosistem yang sehat.

“Di sisi lain reforma agraria diantaranya legalisasi tanah, redistribusi tanah, dan penghutanan sosial dapat terus dilanjutkan perjuangannya sehingga rakyat Indonesia semakin meningkat kemakmuran dan kesejahteraannya,” kata dia.

Berita Lainnya
KPU: Jokowi Tak Boleh Gunakan Istana untuk Kampanye JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang Presiden Joko Widodo menggunakan Istana Kepresidenan untuk agenda-agenda terkait pesta politik tahun depan....
Ini 36 Program Ekonomi Prabowo-Sandiaga untuk Indonesia Sejahtera JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Calon Presiden peserta Pilpres 2019 Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presidennya Sandiaga Uno telah mengirimkan visi dan misi kepada Komisi Pemi...
Nama Ketua Kadin Dan HIPMI Masuk Timses Jokowi-Ma’ruf JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan Roslani dan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil masuk ke da...
Indonesia Mendapat Alokasi USD 78,48 Juta untuk Lingkungan Hidup dan Kehutanan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Upaya pelestarian lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia mendapat dukungan internasional. Sebanyak USD 78,48 juta dari total dana Global En...
Wartawan Kompeten Bisa Jadi Agen Perubahan di Daerah SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM - Wartawan kompeten serta profesional menjadi syarat mutlak. Berbagai upaya untuk mewujudkan itu terus dilakukan salah satunya adanya Uji Kompete...
Kanal: Nasional