Loading...

Arief Hidayat Kembali Menjabat Ketua MK Periode 2017-2020

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Berlangsung selama tiga jam, akhirnya Rapat Pleno Pemilihan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Periode 2017-2020 memutuskan Arief Hidayat kembali menjabat sebagai ketua MK.

Arief dipilih secara musyawarah mufakat dalam rapat tertutup  di ruang permusyawaratan hakim, Gedung MK, Jakarta, Jumat (14/7). Hadiri dalam pemilihan tersebut sembilan hakim konstitusi.

“Musyawarah mufakat memberikan amanah kembali kepada saya untuk melanjutkan kepemimpinan,” kata Arief dalam konfrensi pers di Gedung MK.

Dengan begitu, Arief telah menjabat sebagai Ketua MK dua periode, yakni 2015-2017 dan 2017-2020.

Berdasarkan Undang-Undang nomor 8 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 Tentang Mahkamah Konstitusi, masa jabatan Ketua Mahkamah Konstitusi terpilih adalah dua tahun enam bulan.

Dimana pada periode lalu, Arief terpilih secara aklamasi menggantikan posisi Ketua MK yang saat itu di emban oleh Hamdan Zoelva lantaran habis masa jabatan. Sebelumnya Arief menjabat sebagai Wakil Ketua MK.

Sembilan Hakim Konstitusi  hadir dalam pemilihan yang berlangsung mulai pukul 08.00-11.45 WIB itu, diantaranya Arief Hidayat, Anwar Usman, Aswanto, Maria Farida Indrati, Waiduddin Adams, I Dewa Gede Palguna, Suhartoyo, Manahan Sitompul dan Saldi Isra.

(and/ttcom)

Berita Lainnya
Ukhuwah Islamiyah Wujudkan Pemilu Damai 2019 TANGERANG SELATAN, TAJUKTIMUR.COM - Mabes Polri bekerja sama dengan yayasan Majelis Taklim Ad Dzikri...
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Awasi Tarif Maskapai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Perhubungan mengeluarkan edaran kepada Unit Penyelenggara Band...
Masyarakat Terlibat Politik Uang Bisa Dipidana PALU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Sulawesi Tengah, Ruslan Husein, menegaska...
Dompet Dhuafa Gelar Kampanye Humanesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dompet Dhuafa menggelar aksi humanesia. Aksi kampanye ini dengan semangat ...
KPK: UU Tipikor di Indonesia Belum Berstandar Internasional JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Undang-Undang RI Antikorupsi No...
Kanal: Nasional