Loading...

BASARNAS Siap Mendukung Kelancaran Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2018

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Sebanyak 3.500-an personel Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) siaga mengantisipasi bencana dan peristiwa lainnya yang tidak diharapkan terjadi pada saat arus mudik dan arus balik lebaran 2018. Jumlah tersebut masih akan ditambah dengan pasukan tim khusus dan kelengkapan armada serta peralatan pendukung kerja dilapangan.

Usai mengikuti Apel Kesiapan Mudik Lebaran Tahun 2018 di lapangan kantor Basarnas, jl. Angkasa Raya -Jakarta, Jumat (8/6/2018), Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI, M. Syauq, S.Sos, MM menegaskan keterlibatan Basarnas dalam mendukung arus mudik dan arus balik lebaran 2018 sesuai dengan apa yang telah ditugaskan kepada Basarnas, yakni sesuai UU No.29/2016 yaitu untuk melakukan kegiatan mencari, menolong dan menyelamatkan serta melakukan evakuasi para korban jiwa, baik dalam sebuah peristiwa bencana ataupun kecelakaan.
Didalam kerjanya Basarnas bekerjasama dengan Korlantas dan Pekerjaan Umum (PU) dibawah koordinasi Kementerian Perhubungan. Basarnas nantinya dapat mengerahkan seluruh armada yang dimiliki, baik darat, laut, maupun udara untuk menjamin tugas sar khususnya. Sehingga dengan demikian masyarakat bisa melakukan perjalanan mudik dengan aman, selamat, dan nyaman.

Didalam melaksanakan tugas selama arus mudik/balik lebaran, Basarnas membuka sejumlah posko didaerah prioritas, seperti pos Cipali (yang baru saja dibuka), Ngalihan (yang berlokasi diujung tol Semarang),dan Pelabuhan Merak. Nantinya Basarnas juga akan melibatkan pasukan siaga khusus untuk mendukung kerja dilapangan. Dalam rangka mendukung tugas tersebut, Basarnas menyiagakan 38 kantor besarnya di seluruh Indonesia, 77 pos sar, dan 35 unit siaga lainnya. Berbagai peralatan dan armada penyelamatan tentunya juga disiagakan untuk kelancaran tugas, antara lain 114 unit peralatan dan kapal, 6 hellycopter yang nantinya akan disiagakan di Jakarta, Surabaya, Semarang, Tanjung Pinang, dan Denpasar.

“Kita all out, dari jumlah 3.500-an personel semuanya tentu disiagakan, termasuk tim sar yang akan ditempatkan pada titik-titik rawan bencana/peristiwa”, jelas Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI, M. Syauqi, S.Sos, MM di lapangan Basarnas (Jumat, 8/6/2018).

Dengan demikian, meskipun libur para personel Basarnas diminta untuk selalu siap. Basarnas juga bertekad akan berusaha semakin profesional dilingkungan kerja Basarnas dan bisa melaksanakan ‘quick respons’ (tindakan cepat).

Untuk mempercepat respon Basarnas mengajak masyarakat lebih proaktif, baik dengan melapor ke 115 atau dengan menghubungi posko Basarnas terdekat apabila mengalami sebuah peristiwa kecelakaan atau bencana.

Berita Lainnya
Lagi, Gempa 3,6 SR di Kabupaten Bogor BOGOR, TAJUKTIMUR.COM -- Gempa bumi dengan kekuatan sebesar 3,6 skala richter (SR) kembali melanda daerah kawasan perairan di sekitar barat daya Kabup...
Gempa 3,2 SR Guncang Bogor BOGOR, TAJUKTIMUR.COM —- Gempa bumi tektonik berkekuatan 3,2 SR mengguncang wilayah Bogor, Jawa Barat. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan...
Presiden Buka Pawai Pesta Kesenian Bali Ke-40 Tahun 2018 BALI, TAJUKTIMUR.COM —- Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 tahun 2018 y...
KPU: Empat Kabupaten di Papua Belum Laporkan DPS Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM —- Sebanyak empat dari 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua belum melaporkan daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pemilu 2019. ...
Wapres Jusuf Kalla Yakin Pilkada Serentak Aman JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Wakil Presiden M Jusuf kalla menyakini pemilihan kepala daerah serentak yang akan dilaksanakan pada 17 Juni 2018 berlangsu...
Kanal: Nasional