Loading...

BEM UNJ Temui Kemenristekdikti, Curhat Butuh Rektor

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Sejumlah perwakilan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mendatangi kantor Kemenristekdikti untuk menyampaikan berbagai persoalan pendidikan yang dilematis dikampus UNJ belakangan ini.

Mahasiswa UNJ bersama dengan BEM se-UNJ, hari ini, Rabu (6/6/2018) turun aksi kedepan Kemenristekdikti untuk menyuarakan tiga tuntutan utama, yakni:
1. Menuntut pencabutan ijazah plagiator;
2. Menuntut pencabutan kerja sama kredit pendidikan di UNJ;
3. Menuntut terpilihnya rektor baru UNJ pada bulan Juni 2018.

Massa aksi tiba di Kemenristekdikti pukul 14.00 WIB. Ketika massa aksi datang, aparat polisi sudah berjaga didekat gerbang kementrian dan menutup akses pintu masuk keluar kementeriaan. Tidak lama saat aksi dimulai keluarlah beberapa perwakilan dari pihak Kementerian dan pihak birokrat UNJ yang berusaha mendatangi massa aksi dan mencoba meminta massa aksi untuk mengurungkan keinginannya saat itu juga.
Namun massa aksi tetap bersikeras mengadakan audiensi dengan Menteri Risetdikti dan aksi kreatif di luar Kementerian.

“Kami sebagai mahasiswa kecewa, karena tidak dapat menemui bapak menteri kemenristekdikti. Kami percaya bahwa masalah yang dimiliki oleh UNJ hanya dapat ditangani oleh beliau”, ujar Rizki Dwi Perkasa, Ketua BEM FBS UNJ.

Menurut Rizki, lima puluh empat tahun Universitas Negeri Jakarta (UNJ), hingga sampai saat ini, para mahasiswa UNJ berbeda dari kampus lainnya, yakni tidak memiliki seorang Ayah (rektor). Seorang ayah yang benar-benar diamanahkan untuk mengabdi di UNJ.Oleh karena itu, menurut Rizki para mahasiswa UNJ dengan keinginan luhur menyelesaikan permasalahan UNJ dan tentunya ingin memiliki Ayah (rektor) yang menyambangi instansi yang seharusnya bisa menyelamatkan
Kampus. Para mahasiswa berniat kembali lagi untuk melakukan audiensi berikutnya lantaran belum merasa puas atas respon yang diberikan oleh pihak Kemenristek dikti.

Berita Lainnya
Kecelakaan Turun, Wakapolri: Mudik Tahun Ini Lancar JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Syafruddin mengklaim, mudik tahun ini lebih baik dibanding seb...
Pelantikan Komjen Iriawan Jadi Pj Gubernur Hidupkan Dwifungsi Polri JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Pelantikan Komjen Pol M Iriawan alias Iwan Bule sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat oleh Mendagri Tjahjo Kumolo, menjadi b...
Setya Novanto Belum Lunasi Uang Pengganti Kasus KTP-El JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Terpidana kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik (KTP-el), Setya Novanto belum juga melunasi uang pengganti yang sudah dite...
37 Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Dievakuasi MEDAN, TAJUKTIMUR.COM -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sekitar 37 korban tenggelam KM Sinar Bangun telah dievakuasi sejumla...
KM Sinar Bangun Tenggelam Di Danau Toba, Baru 5 Korban Ditemukan MEDAN (TAJUKTIMUR.COM) - KM Sinar Bangun yang mengangkut puluhan penumpang tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara Senin petang (18/06/2018). Kapal te...
Kanal: Nasional