Loading...

BMKG: Waspada Potensi Banjir dan Longsor Meningkat

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau masuknya musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia. Diprediksi beberapa pekan ke depan curah hujan tinggi masih terus terjadi dan diikuti ancaman bencana hidrometeorologi.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R. Prabowo menjelaskan bahwa lima hari ke depan berdasarkan pantauan dan analisis, curah hujan intensitas lebat masih terus berpeluang terjadi.

“Akibatnya bencana susulan Hidrometeorologi akan muncul seperti banjir, longsor, banjir bandang dan puting beliung,” kata Prabowo dalam keterangan kepada wartawan, kemarin.

Kondisi cuaca seperti ini, ungkap dia, didasarkan analisis dinamika atmosfer. Yaitu terjadi penguatan massa udara dari Asia dan Australia. Akibatnya mempengaruhi pembentukan daerah tekanan rendah dan pola-pola sirkulasi di sekitar wilayah Indonesia.

Selain itu, aliran massa udara basah dari Samudra Pasifik dan Samudera Hindia yang masuk ke wilayah Sumatera, Jawa hingga Kalimantan, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara turut mendukung pertumbuhan awan hujan.

“Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sekitar wilayah Indonesia dalam periode tiga hari ke depan (15 – 19 November 2018),” katanya mengingatkan.

Beberapa wilayah Indonesia yang berpotensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang diantaranya, seluruh pulau Sumatera, seluruh pulau Jawa, sebagian wilayah Kalimantan seperti Kalbar, Kalsel dan Kaltara, sebagian Sulawesi seperti Sulteng dan Sulut, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Sedangkan potensi gelombang tinggi, menurut Prabowo akan setinggi 2,5 meter hingga 4 meter. “Gelombang tinggi diperkirakan terjadi di Perairan Enggano-Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Jawa,” tambah Prabowo.

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan. Seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, puting beliung, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

Berita Lainnya
Australia Harus Batalkan Kebijakannya Soal Ibukaota Israel JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kebijakan Australia yang mengakui Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel ...
Indonesia Diminta Berperan Lebih Stategis Hentikan Diskiriminasi Terhadap Suku Uighur JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Sekitar 1 juta suku Uighur yang merupakan warga Xinjiang, Tiongkok yang be...
Tanamkan Jiwa Bahari, PJ91 Gelar Reuni diatas KRI 591 SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM, - Purna Jambore Nasional 1991 (PJ91) provinsi Jawa Timur kembali menggela...
Kreativitas Jurnalis Muda Meningkatkan Literasi Warga BEKASI, TAJUKTIMUR.COM - Kaum muda millennial harus kreatif, karena perkembangan ilmu dan teknologi ...
Inilah Wilayah Jabodetabek yang Berpotensi Banjir di 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bekerja sama dengan D...
Kanal: Nasional