Loading...

Difitnah Terima Uang dari Sandiaga, PAN Akan Tuntut Andi Arief

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Partai Amanat Nasional (PAN) tidak terima dengan pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Andi Arief. Pernyataan Andi melalui akun Twitter yang menyebut PAN dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dibayar Rp500 miliar oleh Sandiaga Uno merupakan fitnah.

Wasekjen DPP PAN Yandri Susanto meminta Andi segera menghentikan tuduhan tersebut. Pihaknya tidak segan-segan untuk membawa keranah hukum atas pernyataan tersebut.

“Itu tidak benar dan fitnah. Mulut comberan Andi Arief itu harap di setop. Kalau enggak kita tuntut dia di meja hukum,” ujar Yandri, Rabu (8/8/2018).

Menurutnya, Andi Arief harus mengklarifikasi pernyataannya di Twitter. “Tolong dicabut secapatnya itu. Mumpung masih ada waktu klarifikasi pernyataan tak mendasar,” ucapnya.

Andi Arief dalam akun Twitter menyebut Prabowo Subianto jenderal kardus karena memilih bakal calon wakil presiden (cawapres) yang mampu membayar PAN dan PKS.

Berita Lainnya
Presiden Lantik Syafruddin sebagai Menpan-RB JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Joko Widodo melantik Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Syafruddin menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan R...
Asman Abnur Mundur dari Jabatan Menteri PANRB JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur mengatakan menemui Menteri Sekretaris ...
17 Pesawat Tempur Siap Meriahkan HUT ke-73 Kemerdekaan RI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 17 pesawat tempur TNI Angkatan Udara (AU) akan memeriahkan peringatan HUT Ke-73 RI di atas langit Istana Negara, Ja...
BSMI Rawat Seribuan Korban Gempa Lombok LOMBOK, TAJUKTIMUR.COM -- Rumah Sakit Lapangan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) untuk korban gempa Lombok sudah dilengkapi fasilitas rawat inap, IGD...
Masyarakat Geger! Adanya Sekte Kerajaan Ubur-ubur di Banten SERANG, TAJUKTIMUR.COM - Warga Serang, Banten, digegerkan dengan adanya komunitas keagamaan yang bernama Kerajaan Ubur-ubur. Komunitas tersebut dipimp...
Kanal: Nasional