Loading...

Dirjen Bea Cukai Kembali Musnahkan Barang Ilegal

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali akan memusnahkan sejumlah barang terlarang yang marak beredar di Indonesia, Kamis (15/2).

Kali ini, Dikjen Bea Cukai akan melenyapkan sejumlah barang bukti berupa Hasil Penindakan Telepon Seluler (Ponsel) Ilegal dan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) Ilegal serta Pemusnahan Barang.

Hasil Penindakan yang akan di ekspos berupa Miras 142.519 botol, Rokok 12.919.499 batang, Pita cukai 1.008.624 lembar, Etil alkohol 720 liter, Obat/kosmetik/suplemen 11.974 kemasan

Proses pelenyapan barang tersebut dihadiri oleh Menteri Keuangan, Kapolri, Panglima TNI, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Jaksa Agung, Ketua KPK, Kepala PPATK, dan Kepala BPOM  di Lapangan Parkir Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Rawamangun, Jakarta Timur.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, pemusnahan barang-barang ilegal ini jadi yang terbesar sepanjang sejarah. Apalagi barang-barang ilegal itu nilainya mencapai Rp 45 miliar.

“Kerugian negara mencapai Rp 45 miliar. Ini pemusnahan terbesar sepanjang sejarah barang tangkapan,” kata Sri Mulyani di DJBC Rawamangun, Jakarta Timur.

(as)

Berita Lainnya
Bawa Narkoba, Polisi Tembak Mati Warga Malaysia MEDAN, TAJUKTIMUR.COM - Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai, Polda Sumatera Utara, menem...
Papua Barat paling rendah Tingkat Kepatutan Pelaporan Harta Kekayaan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Pemerintah Provinsi Papua Ba...
Pushidrosal TNI-AL Temukan CVR Lion Air JT-610 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) yang diga...
Fahira Idris: Isu Perempuan dan Anak Harus Ada Dalam Debat Pilpres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dari lima tema besar Debat Publik Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wak...
Relawan Jokowi – Prabowo gelar Pertandingan Persahabatan KUALA LUMPUR, TAJUKTIMUR.COM - Relawan pendukung pasangan Jokowi - KH Ma`ruf Amin dan Prabowo - Sand...
Kanal: Nasional