Loading...

Djohan Effendy, Mensesneg Era Presiden Gus Dur Tutup Usia

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Menteri Sekretaris Negara di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Djohan Effendy, hari ini meninggal dunia di usianya yang ke-78 tahun. Djohan meninggal di Geelong, Melbourne, Australia pada pukul 22.00 waktu Australia.

Hal itu dibenarkan oleh salah satu muridnya di Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), Ilma Sovri Yanti, Jumat (17/11).

Menurut Ilma, sejak istri Djohan meninggal dunia pada April 2016 lalu, tokoh pluralis ini dibawa oleh ketiga anaknya yang sudah bermukim di Australia.

“Jadi beliau sejak setahun lalu dibawa oleh anak-anaknya ke Australia. Di sana beliau juga menjalankan sejumlah perawatan kesehatan,” kata Ilma.

Sejak November 2014, kata Ilma, Djohan terserang penyakit stroke. Djohan pertama kali terserang stroke saat ia berada di Australia.
“Fatalnya saat beliau terjatuh tepatnya pada peringatan hari toleransi sedunia pada 16 November 2014,” ujarnya.

Meski dalam keadaan Stroke, Ilma mengatakan Djohan tetap melakukan kegiatan produktif.

“Ingatannya masih luar biasa, dan masih tetap menulis serta memberikan solusi terhadap hal-hal yang dianggapnya membutuhkan informasi kebenaran,” ungkap Ilma.

Ilma mengatakan, meski selama sisa hidupnya dihabiskan di Australia, Djohan masih menyumbangkan buah pikirannya untuk bangsa Indonesia dan pluralisme melalui tulisan-tulisannya.

“Beliau sering pulang dua atau tiga bulan sekali ke Indonesia,”terangnya.

Djohan dikenal sebagai tokoh pluralis dan pembela kelompok minoritas yang tertindas seperti Ahmadiyah. Djohan juga merupakan pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak di bidang pluralisme dan keberagaman, Indonesian Conference on Religiond and Peace (ICRP).

Lebih lanjut, Ilma menginformasikan bagi yang ingin mengucapkan bela sungkawa, bisa disampaikan di sekretariat ICRP Jalan Cempaka Putih Barat XXI No.34, RT.5/RW.12, Cempaka Putih Barat Jakarta Pusat, 10520.

(and/ttcom)

Berita Lainnya
Pakar: Jokowi-Prabowo Pilih ‘Main Aman’ di Debat Capres SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM - Pakar komunikasi politik asal Universitas Airlangga Suko Widodo menilai k...
Kementerian LHK Digabung, Ini Penjelasan JK JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan penggabungan Kementerian Lingkungan...
KPU: Debat Kedua Pilpres Lebih Lancar JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan pelaksanaan d...
Indef: Visi Jokowi Terkait B100 Sulit Dicapai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Berly ...
Soal Ledakan, Wiranto: Ada pihak yang iseng dan usil sengaja membuat kericuhan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wi...
Kanal: Nasional