Loading...

DPD Usulkan Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Sodomi Anak

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) — Ketua Komite III DPD RI yang membidangi perlindungan anak Fahira Idris meminta pelaku sodomi anak untuk dihuku kebiri.

Fahira mengatakan pelaku sodomi anak harus dijerat dengan hukuman paling berat sesuai perintah Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Iamengungkapkan, sudah saatnya polisi dan jaksa mengenakan pasal paling berat dalam UU Perlindungan Anak yang baru dalam menangani kasus ini yaitu hukuman mati atau pidana seumur hidup ditambah hukuman tambahan berupa kebiri kimia.

“Jangan sampai kejahatan luar biasa ini, penanganannya dan vonis hukumannya biasa-biasa saja. Kekerasan seksual terhadap anak itu sudah dikategorikan kejahatan luar biasa sama dengan pengedar narkoba dan pelaku terorisme,” ujar Fahira Idris dalam keterangannya, Kamis (11/1).

Fahira menyakini jika nanti hakim memutuskan hukuman paling berat terhadap pelaku, akan menjadi shock therapy bagi para pengidap paedofil atau pelaku kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia.

Hukum yang tegas ditambah gerak cepat Pemerintah memformulasikan blueprint sistem perlindungan anak yang komprehensif dan terintegrasi diyakini mampu membuat para predator anak tidak berani melancarkan aksinya sehingga anak-anak di Indonesia dan para orang tua bisa hidup lebih tenang.

“Kementerian terkait tidak cukup hanya mengecam saja, cari solusi secepat mungkin. Bangun sistem perlindungan anak yang komprehensif, jangan sampai ini (kekerasan seksual terhadap anak) jadi bencana sosial di negeri ini,” tukas Senator Jakarta ini.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
Ukhuwah Islamiyah Wujudkan Pemilu Damai 2019 TANGERANG SELATAN, TAJUKTIMUR.COM - Mabes Polri bekerja sama dengan yayasan Majelis Taklim Ad Dzikri...
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Awasi Tarif Maskapai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Perhubungan mengeluarkan edaran kepada Unit Penyelenggara Band...
Masyarakat Terlibat Politik Uang Bisa Dipidana PALU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Sulawesi Tengah, Ruslan Husein, menegaska...
Dompet Dhuafa Gelar Kampanye Humanesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dompet Dhuafa menggelar aksi humanesia. Aksi kampanye ini dengan semangat ...
KPK: UU Tipikor di Indonesia Belum Berstandar Internasional JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Undang-Undang RI Antikorupsi No...
Kanal: Nasional