Loading...

Fadli Zon Mengaku Malu Dengar Pidato Jokowi di Korsel

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Presiden Joko Widodo menyempatkan diri memberikan kuliah umum di kuliah umum di Universitas Hankuk, Seoul di sela-sela kunjungan kerjanya di Korea Selatan.

Dalam kunjungan itu, Jokowi didapuk untuk mengisi kuliah umum. Peserta kuliah umum tersebut adalah ratusan mahasiswa Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) jurusan Bahasa Indonesia-Malaysia.

Dalam pemaparannya, Jokowi mengaku terhormat diundang ke kampus yang pernah menghadirkan Presiden Amerika Serikat (AS) ke-44 Barack Obama, Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev, hingga Sekretaris Jenderal PBB kedelapan Ban Ki Moon.

“Presiden Barack Obama, Presiden Gorbachev, hingga Sekjen PBB Ban Ki Moon pernah berbicara di sini memberikan sambutan di Hankuk University,” ujarnya dalam pidatonya Selasa (11/9).

Namun demikian, Jokowi memastikan bahwa dirinya tidak kalah unggul dibanding pemimpin-pemimpin tersebut.

Dia kemudian menampilkan slide yang berisi gambar dirinya sedang menunggang motor. Gambar yang diambil merupakan potongan dari video atraksi Jokowi yang meloncati kemacetan dengan menggunakan sepeda motor.Video tersebut adalah yang diputar saat pembukaan Asian Games 2018 pada 18 Agustus lalu.

Jokowi kemudian berkata bahwa di antara pemimpin dunia tersebut, tidak ada yang pernah melakukan aksi senekat itu.“Saya cukup yakin dari mereka tidak ada yang pernah loncat di atas mobil dengan menggunakan motor,” jelasnya.

Jokowi kemudian menjelaskan kenapa dia memilih aksi itu untuk ditampilkan di Asian Games. Dia menjelaskan bahwa panitia menyodorkan tiga aksi untuk ditampilkan.“Pertama yang biasa-biasa, kedua agak ekstrim, ketiga ekstrim. Saya pilih yang ketiga yang ekstrim,” tegas Jokowi.

Adapun dalam aksi itu, Jokowi menggunakan seorang stuntman atau pemeran pengganti dirinya.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang mendapat kiriman pidato Jokowi tersebut dari seorang warganet langsung berkomentar. Wakil ketua umum Gerindra itu mengaku malu dengan apa yang dilakukan Jokowi.

Dia bahkan berharap apa yang didengarnya itu adalah salah. “Malu dengarnya, mudah-mudahan saya salah dengar pidato ini,” tukasnya dalam akun Twitter pribadi

Berita Lainnya
Siti Zuhro: Media Harus Bisa Jadi Acuan Saat Pemilu JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Peneliti senior dari Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Profesor Siti Zuhro mengatakan media arus utama harus da...
TNI AL Laksanakan Trauma Healing Keluarga Besar Lanal Palu PALU, TAJUKTIMUR.COM - Sejumlah 115 Ibu-ibu dan Anak-anak keluarga besar Pangkalan TNI AL Palu yang menjadi korban Bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang terjadi beberapa wa...
PKS Jakarta Sinergikan Pemenangan Calon Anggota Dewan di Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUJTIMUR.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) 2018 di Hotel eL-Royale, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Ming...
Pramono Anung: Pemerintah siap dikritik terkait hasil kerja BOGOR, TAJUKGIMUR.COM - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyatakan Pemerintah siap untuk dikritisi terkait hasil kerja selama empat tahun terakhir. "Pemerint...
Gempa 5,2 SR Guncang Kawasan Sigi Sulawesi Tengah JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa bumi berkekuatan 5,2 Skala Richter mengguncang kawasan Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Senin malam.     Menurut laporan dalam laman...
Kanal: Nasional