Loading...

Forum Syuhada Indonesia Siap Bersinergi Dengan POLRI

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Forum Syuhada Indonesia (FSI) menyatakan siap mendukung dan bersinergi dengan Polisi Republik Indonesia (POLRI) dalam mengamankan Pilkada serentak dan melawan segala bentuk berita hoax serta kampanye hitam.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Panglima FSI, Diko Nugraha di sekretariat FSI, Menteng Raya 58, Jakarta Sabtu (24/3/2018).

“Menghadapi tahun politik dan pilkada serentak, umat Islam jangan sampai terprovokasi dan ikut serta menyebarkan berita-berita hoax dan kampanye hitam yang akan menjadi potensi perpecahan gerakan umat, bangsa dan negara,” kata Diko.

Keputusan politik FSI ini diambil setelah melaksanakan musyawarah bersama dewan pendiri dan pengurus untuk mengambil ijtima.
Selain himbauan untuk tidak termakan informasi hoax dan kampanye hitam, FSI juga menghimbau seluruh umat Islam agar tidak golput.

“Forum Syuhada Indonesia menghimbau dan menyerukan kepada seluruh umat Islam Indonesia dalam menghadapi tahun politik dan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan umat Islam Jangan sampai terprovokasi dan ikut serta menyebarkan berita-berita hoax dan kampanye hitam yang akan menjadi potensi perpecahan gerakan umat bangsa dan negara, dan kami siap bersinergi dengan Polri untuk mengamankan Pilkada serentak dan melawan segala bentuk berita hoax serta kampanye hitam”, tegas Diko.

Apresiasi tinggi terhadap kinerja POLRI juga diberikan oleh FSI lantaran POLRI dinilai telah berhasil menjaga keamanan pada saat pelaksanaan pemilihan gubernur di Jakarta berlangsung. Dimana pada saat itu banyak kalangan dan lembaga survei memperkirakan potensi konflik di Jakarta pada pelaksanaan pilgub sangat tinggi. Oleh sebab itu pula FSI berharap situasi yang aman pada saat pelaksanaan pilgub di Jakarta dapat berlanjut di tahun politik ini dan bahkan bisa terus sampai pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres) 2019.

“Kami memberikan apresiasi terhadap kinerja Polri yang telah bekerja keras dalam menjaga stabilitas dan keamanan serta berharap agar Polri terus mampu untuk bersinergi dengan para ulama dan aktivis serta seluruh elemen masyarakat agar stabilitas dan keamanan semakin terjaga dengan baik”, ungkap Diko.

(Dw)

Berita Lainnya
KPK Periksa Idrus Marham Terkait Kasus Bakamla JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Komisi Pemberantasna Korupsi (KPK) memeriksa politisi Partai Golkar Idrus Marham sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap ...
KA Minangkabau Ekspres Diresmikan Presiden PADANG, TAJUJTIMUR.COM — Setelah menjalani masa uji coba melayani penumpang sejak 1 Mei 2018 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Ibu Negar...
Survei Indikator: Ganjar-Taj Yasin 72,4 persen, Sudirman Said 21 persen JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Pasangan calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo-Taj Yasin mengungguli pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah dalam survei e...
Kritik Menag, Said Aqil: Yang Dirilis Harusnya yang Dicekal JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj mengatakan Kementerian Agama seharusnya merilis daftar nama...
Kominfo Belum Blokir 19.500 Situs Radikal YOGYAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan verifikasi terhadap 19.500 situs radikal, terorisme dan ekstrimisme yang...
Kanal: Nasional