Loading...

Gempa Susulan di Lombok Terjadi, BNPB: Kami Terus Berkoordinasi

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Pascagempa bumi berkekuatan 7,0 SR di Lombok, BMKG terus mengupdate terjadinya gempa susulan pada Minggu malam (19/8).

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan gempa susulan terus berlangsung di Lombok.

Ia menjelaskan kondisi terkini, listrik PLN padam di seluruh Lombok. “Kondisi gelap gulita. Lombok Timur, Lombok Utara dan Sumbawa Barat merasakan guncangan keras dengan intensitas gempa dirasakan VI MMI (strong),” katanya.

BNPB, sambung Sutopo, masih terus melakukan koordinasi dengan petugas maupun instansi terkait di lokasi.

“Kita masih koordinasi dengan petugas disana,” ungkap Sutopo Purwo Nugroho, Senin dinihari.

Posko BNPB sebelumnya telah melakukan konfirmasi ke BPBD untuk mengetahui dampak gempa. Guncangan gempa dirasakan keras Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa Besar, Lombok Barat dan Kota Mataram selama 5-10 detik. Gempa dirasakan sedang di Bali seperti di Jembrana, Kota Denpasar, Karangasem, Badung, Gianyar, Bangli, Kulungkung dan Buleleng selama 5-10 detik. Gempa juga dirasakan ringan di Jawa Timur bagian timur dan Makassar.
 
Sementara, Gubernur NTB menghimbau pada masyarakat Lombok untuk tetap waspada dan tenang.

Bagi masyarakat, kata Gubernur, di sekitar Sembalun dan Sambelia Lombok Timur agar menjauhi perbukinan. Masyarakat agar menjauhi bangunan dan rumah yang sudah tidak memenuhi standar keamanan. Aktivitas pendidikan pada berbagai tingkatan agar diliburkan sampai batas waktu yang ditentukan kemudian.
 
Gempa dirasakan keras di Lombok Timur yang paling berdekatan dengan pusat gempa. Gempa dirasakan VI MMI di Lombok Timur. Berdasarkan laporan dari aparat di Lombok Timur belum dapat dipastikan berapa korban jiwa dan kerusakan. Situasi listrik padam. Gempa susulan masih terasa. Warga mengamankan diri dan mengungsi di lapangan yang ada dan menjauhi bangunan-bangunan.
 
Hingga berita ini diturunkan, Kepala BNPB Willem Rampangilei telah berkoodinasi dengan Panglima TNI terkait pengiriman bantuan logistik dan peralatan menyusul gempa susulan 7 SR. Pesawat-pesawat Hercules TNI di Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta  dan Lanud Abdurahman Saleh di Malang disigakan untuk mengangkut bantuan.

Demikian juga kapal KRI jika diperlukan. Menteri BUMN akan lebih meningkatkan operasi pasar beras dan kebutuhan-kebutuhan dasar di Lombok.
 

Berita Lainnya
BPN Prabowo-Sandi Gelar Nobar Debat Capres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akan menggelar nonton bareng...
Lion Air Tergelincir di Bandara Supadio, Tim Sar Evakuasi Penumpang PONTIANAK, TAJUKTIMUR.COM - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi penumpang Lion Air JT-714 rute Ja...
GNPF-U Dukung Janji Kampanye PKS Lindungi Ulama JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Rancangan Undang-Undang Perlindungan Ulama, Tokoh Agama dan Simbol Agama y...
Sandiaga Uno Doakan Ani Yudhoyono Segera Sembuh JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno meng...
Ribuan Pegawai Dirumahkan, Presiden akan Panggil PT Freeport JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memanggil manajemen PT Freeport Indones...
Kanal: Nasional