Loading...

Golput Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih Pada Pilpres 2019

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Golongan Putih (Golput) yang selama ini dikenal sebagai kelompok yang bersikap apatis terhadap pelaksanaan pemilihan umum , kali ini justru antusias mengajak masyarakat Indonesia secara sadar dan aktif menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2019 nanti.
Seperti yang diutarakan oleh Doli Yatim selaku Ketua Golput dalam acara jumpa pers dengan tema “Sukseskan Pemilu 2019 yang Aman dan Damai” di sekretariat bersama jl. Menteng Raya 58, Jakarta Pusat, Jumat sore (24/8/2018).

Menurut Doli, komunitas golput ada sejak jaman dulu bahkan di era kemerdekaan Indonesia yakni BPUPKI yang memiliki pemikiran putih untuk kemerdekaan bangsa Indonesia.
“Kami memang ‘golongan putih’ yang memiliki hati putih untuk menghimbau seluruh rakyat Indonesia menggunakan hak suaranya sesuai hati nurani”, ujar Doli usai mengikuti jumpa pers.

Ia melanjutkan bahwa kelompok Golput jangan melakukan tindak anarkisme dan hal-hal yang tidak kondusif. Ia justru mengingatkan agar posisi Golput berdiri netral, tidak dikanan dan tidak dikiri namun secara individual Doli mendorong agar setiap warga menggunakan hak pilihnya. Ini lebih baik daripada moment kosongnya surat suara (tidak tercoblos oleh golput) justru nantinya akan disalahgunakan oleh lihak tertentun demi memenangkan calon yang didukungnya. Selama ini ia mengaku kelompok Golput diam saja melihat situasi yang ada. Menurut Doli Golput yang ada saat ini adalah Golput sakit hati, sebab mereka tidak puas dengan kemunculan dua capres, lantas hendak menginginkan adanya poros ketiga yang mengusung kandidat capres lainnya tapi membenci padangan lainnya bahkan mengancam dan mengajak pemilih lainnya untuk golput.
Padahal menurutnya ketika surat suara dikosongkan, bisa saja justru disalahgunakan oleh orang lain. “Wacana golput ini tidak dalam rangka dukungan terhadap salahsatu capres, tapi suara golput dalam DPT kemarin mencapai 32% ternyata justru disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Mereka mencoblos surat suara yang masih kosong”, jelas Doli didampingi Teungku Syech Yusuf Usman (Wakil Ketua GOLPUT) dan Arif Iksan, (Sekjen Presidium GOLPUT).
Atas kekhawatiran itu pula, pihaknya justru mengajak masyarakat luas, terutama yang selama ini mengambil sikap golput agar menggunakan hak pilihnya, dengan datang ke TPS dan menentukan pilihannya sesuai hati nurani masing-masing.
Seperti yang dijelaskan oleh Doli, bahwa Golongan Putih (Golput) adalah komunitas masyarakat yang memiliki peranan penting dalam sejarah dan perkembangan bangsa dan negara RI dengan amanat kembali ke Undang-undang Dasar 1945. Hal tersebut menurutnya mengandung esensi yang sangat kuat karena dapat mengantarkan bangsa Indonesia menjadi negara yang memiliki harkat martabat yang tinggi dan menjadi negara yang kuat secara ekonomi sosial politik dan dicintai oleh seluruh elemen masyarakat Indonesia.
Golongan Putih lahir dari aspirasi masyarakat yang concern dan peduli terhadap situasi politik yang semakin berkembang sehingga berpotensi memecah rasa persatuan dan kesatuan sosial budaya bangsa kita sebagai negara kekeluargaan gotong royong kerjasama.

Karena itu pula Golongan Putih menyatakan sikap sebagai berikut :
1. Mengajak seluruh lapisan dan elemen masyarakat untuk berpegang teguh terhadap ideologi Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.
2.  Menyerukan agar seluruh lapisan dan elemen masyarakat berpartisipasi aktif dalam mengisi kemerdekaan RI dan pembangunan bangsa dan negara mengingat banyaknya para pihak yang akan mengambil keuntungan dari situasi Kondisi kehidupan berbangsa bernegara saat ini.
3. Menyerukan  agar seluruh lapisan dan elemen masyarakat berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi Pemilu 2019 dan menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani bersikap santun tidak mendapat ujaran kebencian dan mampu menciptakan iklim yang Aman damai serta politik yang sejuk di negara kita tercinta ini.
4. Bersama-sama bersatu membangun bangsa dan negara Republik Indonesia tanpa membedakan agama suku ras dan sosial sesuai dengan amanat Bhinneka Tunggal Ika. Serta kali gunakan hak pilih Anda sesuai dengan kata hati nurani yang paling dalam tanpa ada intervensi dari pihak luar dan pihak lainnya.
Konferensi pers ini diselenggarakan agar membuka pikiran dan mata batin seluruh lapisan dan elemen masyarakat tokoh pemuda tokoh agama dan aktivis agar sama-sama menjaga kondusifitas menjelang pesta demokrasi Pemilu 2019 dalam menciptakan iklim politik yang sejuk dan cinta damai.

Berita Lainnya
Dua Penyanyi Lagu Asian Para Games 2018 Bertemu Menpora JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menpora Imam Nahrawi menerima penyanyi lagu resmi Asian Para Games 2018 yang berjudul Sang Juara. Lagu ini dibawakan oleh Ad...
PKS Usulkan Dua Nama Calon Wagub DKI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan partainya mengajukan dua nama sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, menggantikan Sandiaga...
Prabowo-Sandi Resmi Usung Tim Koalisi Indonesia Adil Makmur JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Koalisi pengusung bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno resmi mengusung nama ko...
Ketua PBNU ingatkan Tantangan Kezaliman Internasional JOMBANG, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Sirodj kembali mengingatkan adanya tantangan bukan hanya lokal dalam negeri, tentang akhlak, ak...
Sandiaga Uno Disematkan Pin Kesultanan Palembang Darussalam PALEMBANG, TAJUKTIMUR.COM - Bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Solahudin Uno disambut hangat oleh Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin di ked...
Kanal: Nasional