Loading...

Hari Ini Layanan BPKB Online Diresmikan

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavia mulai meresmikan layanan digital untuk proses perubahan atau proses penggantian kepemilikan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Senin (13/11).  Layanan digital yang terintegrasi secara sistem ini disebut dengan “Integrated BPKB System” dan sudah bisa diakses melalui situs http://bpkb.net.

“Tujuannya untuk mempercepat dan memudahkan proses perubahan atau ganti kepemilikan BPKB,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam siaran rilis yang diterima tajuktimur.com, Senin (13/11) pagi.

“Untuk membangun digitalisasi ini pihak Ditlantas bekerja sama dengan beberapa pihak. Di antaranya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Agen Pemegang Merk (APM) serta Lembaga Pembiayaan (finance),” ujar Kombes Argo.

Labih lanjut, Argo menjelaskan beberapa layanan pendukung sistem daring ini. Salah satunya e-queue atau nomor antrean elektronik, yakni pemberian nomor antrean elektronik yang sudah dilengkapi dengan chip RFID untuk mengakses fasilitas e-form, layanan pengisian formulir permohonan BPKB.

“Permohonan BPKB bisa dilakukan secara digital dan online dengan meletakkan ID Card atau taping pada RFID reader dan selanjutnya memasukan nomor kode pendaftaran bagi yang sudah mendaftar secara online atau memasukan Nomor BPKB dan NIK bagi pemohon baru,” katanya.

Fitur lain adalah tanda terima elektronik (e-receipt signature), sistem tanda terima BPKB elektronik dimana pemohon membubuhkan tanda tangan digital menggunakan stilus pen pada digital signaturedan akan tersimpan dalam sistem BPKB.

Selanjutnya, Indeks Kepuasan Masyarakat (e-IKM) atau pengumpulan data dan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat pada pelayanan BPKB tersebut. Ada juga e-survey alias pengumpulan data dan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat pada pokja pelayanan BPKB dengan menggunakan perangkat pintar atau web BPKB.

Sementara e-informasi berisi sarana penyimpanan, pengelolaan dan penyajian informasi pelayanan BPKB. E-archive (arsip digital) berfungsi menyalin dokumen dari arsip manual menjadi arsip digital.

Sedangkan e-blokir adalah tindakan Kepolisian untuk menandai data kendaraan bermotor dalam proses permohonan blokir yang dilaporkan oleh finance yang apabila telah diverifikasi bukti pemblokiran akan diserahkan kepada pemohon.

“Untuk arsip itu setelah Agen Pemegang Merk (APM) mengirim data dan dokumen digital permohonan ke sistem BPKB online, data dan dokumen digital itu bisa ditampilkan pada menu pendaftaran. Jadi untuk menerbitkan BPKB baru hanya perlu waktu tiga menit dan dokumen digital disimpan sebagai e-archive di BPKB,” ujar Kombes Argo.

E-cross check BPKB sendiri dikatakan sebagai salah satu cara transparansi proses pelayanan penerbitan BPKB yang dapat diakses pada laman BPKB. Sementara e-complain merupakan tempat bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan atau komplainnya secara online. Sementara e-id ranmor adalah penyajian data BPKB yang dapat diakses terbatas melalui ponsel pintar dengan cara meregistraasi ponsel pintar pengguna.

(and/ttcom)

Berita Lainnya
SPKKL Kupang Uji Coba Aplikasi Pelaporan Kejadian Laut Berbasis Android KUPANG, TAJUKTIMUR.COM - SPKKL Kupang mengajak peran serta masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan...
BMKG: Waspada Potensi Banjir dan Longsor Meningkat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau masuknya mus...
Kemenag Uji Coba Sistem Daftar Nikah Online JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Agama telah meluncurkan Sistem Informasi Pernikahan Berbasis W...
KPI minta PRSSNI Dorong Anggotanya Hindari Pelanggaran Siaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta Persatuan Radio Swasta Siaran Nas...
Pengamat: Publik Harus Pertanyakan Program Capres-Cawapres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Feri Amsari mengatakan...
Kanal: Nasional