Loading...

ICMI Sebut Menag Blunder Rilis 200 Daftar Penceramah

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Keputusan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengeluarkan edaran daftar 200 ustadz yang tausiyahnya layak didengar terus menuai kritik.

Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Digdoyo menegaskan, keputusan tersebut kurang transparan.

Menteri Lukman, lanjut dia, harus menjelaskan dasar dan kriteria penunjukkan ustadz tersebut secara terbuka ke publik.

“Memang ini jadi blunder bagi Menag. Semua jadi salah langkah. Mosok bahas hutang negara yang menggunung malah rakyat suruh usaha racun?” jelas Anton ketika dihubungi, Sabtu (19/5).

Dalam kacamata dia, sikap Menag juga menunjukkan kegalauan menghadapi dinamika rakyat yang makin tak percaya pemerintah (distrust society).

Apalagi, masih kata Anton, dua upaya strategi sebelumnya untuk meredam umat ditolak keras oleh rakyat, yaitu ide registrasi ustadz dan melarang bicara politik di masjid-masjid.

“Semua kandas karena memang tanpa dasar hukum yang kuat, justru melanggar konstitusi amanat UUD 45. Sudah sangat jelas WNI wajib beragama dan taat menjalankan ibadah agamanya sesuai kitab sucinya,” jelasnya.

Berita Lainnya
Malam 212 Dianggap Bermuatan Politik, Yusuf Martak: Gak Usah Panik JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Martak membe...
Masyarakat dari Berbagai Penjuru Hadiri Malam Munajat 212 di Monas JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Agenda munajat bertema "Meningkatkan Peran Ulama untuk Memperkuat Ukhuwah ...
PKS berjanji menghapus pajak penghasilan di bawah Rp 8 juta per bulan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muda Bidang Ekonomi, Muhammad ...
Pakar: Jokowi-Prabowo Pilih ‘Main Aman’ di Debat Capres SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM - Pakar komunikasi politik asal Universitas Airlangga Suko Widodo menilai k...
Kementerian LHK Digabung, Ini Penjelasan JK JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan penggabungan Kementerian Lingkungan...
Kanal: Nasional