Loading...

Infrastruktur dan Transportasi Masalah Utama Pembangunan Jakarta

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Masalah infrastruktur dan transportasi ternyata masih menjadi bagian terpenting dalam masalah pembangunan di ibukota Jakarta. Seperti yang disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Prof. Bambang Soemantri Brodjonegoro, SE, M.U.P., Ph.D saat menghadiri seminar “Menatap Masa Depan Jakarta” yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Studi Pengembangan Wilayah – HAP bersama dengan URDI di hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Menurutnya untuk menata Jakarta sebagai pusat kegiatan ekonomi dan sosial ada empat hal utama yang harus menjadi perhatian Pemprov Jakarta, yakni infrastruktur, transportasi, watersuply, dan air limbah.

“Untuk menata Jakarta sebagai pusat kegiatan ekonomi dan sosial, pemerintah harus membereskan infrastructre, fokus pada  transportasion, water suply dan air limbah. Sebab Jakarta kota besar, maka bicara masalah urban”, tutur Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro di Jakarta (Rabu,21/02/2018).

Ia menambahkan untuk membangun kota Jakarta sebagai kota metropolitan Pemerintah juga harus menggunakan basis data administratif hasil kajian Badan Pusat Statistik (BPS). Dengan adanya kajian statistik maka pengembangan wilayah nantinya akan menggunakan data ini sebagai basis administrasi. “Contohnya dalam pengembangan busway sebagai transportasi massal pada jurusan Ciledug sampai Mampang yang setiap kilometernya berhenti sampai Ciledug. Padahal pengguna terbanyak adalah ternyata disebelah Ciledug yang sudah masuk Tangsel (Tangerang Selatan), ” ujar Kepala Bappenas mengambil contoh bahwa daerah  metropolitan tidak hanya dibatasi oleh administratif.

Pola pikir yang pragmatis dan bersifat jangka panjang dibutuhkan untuk menyusun konsep pembangunan kota Jakarta. Misalnya untuk hujan jangan sampai air hujan yang datang hanya menimbulkan banjir tapi bagaimana caranya air itu bisa dimanfaatkan. Namun sayang menurutnya untuk membicarakan air baku bersih dan transportasi saja Pemerintah masih kesulitan.

(dw)

Berita Lainnya
Sandiaga: Kami Berkomitmen untuk tidak Mengambil Gaji se-rupiah pun JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno me...
Aa Gym: Prabowo-Sandi Pilihan Hati JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - KH Abdullah Gymanstiar memberikan dukungan untuk capres dan cawapres nomor...
Lembaga Penyiaran Diminta Ikuti Aturan Main di Masa Tenang Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Memasuki hari masa tenang Pemilu 2019, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) me...
Habib Rizieq Shihab Sampaikan 10 Alasan Prabowo-Sandi Disambut Rakyat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) menyampaika...
Massa Pendukung 02 Siap #PutihkanGBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalulintas JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pihak kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk menghindari...
Kanal: Nasional