Loading...

Ingat, Pemerintah Belum Umumkan Rekrutmen CPNS 2018

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan pengumuman resmi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) hanya melalui laman bkn.go.id dan menpan.go.id.

“Masyarakat harus lebih selektif menerima informasi tentang penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018,” demikian diungkapkan Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara Muhammad Ridwan melalui rilis berita yang diterima tajuktimur.com, Rabu (10/01).

Menurut Ridwan secara normatif setiap instansi baik pusat maupun daerah wajib menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan PNS sesuai prioritas kebutuhan instansinya masing-masing.

Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen ASN hasil perhitungan kebutuhan itu diserahkan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (menPAN-RB) dan Kepala BKN.

Dengan sistem merit, jumlah kebutuhan PNS dihitung dari berbagai variable termasuk alokasi APBN maupun APBD untuk belanja pegawai. Pemerintah daerah yang 50 APBD -nya untuk gaji pegawai dipastikan sulit mendapatkan tambahan pegawai baru.

Selain itu formasi CPNS tahun anggaran 2018 dihitung dan dan disusun berdasarkan kebutuhan pada bidang-bidang yang mendukung Nawacita.

Berdasarkan hasil evaluasi BKN pada penerimaan CPNS 2017 akan ada sejumlah perbaikan, diantaranya meningkatkan prosedur operasional standar pelaksanaan SKD (seleksi kompetensi dasar) dengan computer assisted test (CAT) termasuk peningkatan kualitas perangkat lunak sistem CAT BKN.

Ekstensifikasi lokasi SKD CAT BKN dengan penambahan lima UPT BKN, yaitu Ambon, Pontianak, Bengkulu, Sorong, dan Palu.
Meningkatkan kapasitas laman sistem seleksi CPNS nasional (bkn.go.id)

Menjajaki kerjasama dengan pemerintah daerah dan pihak lain jika jumlah peserta SKD melebihi kapasitas yang dapat dikelola BKN Pusat, Kantor Regional, dan UPT BKN.

Sementara dengan menyebarluaskan informasi dan interaksi publik melalui berbagai kanal, web, media sosial seperti facebook, twitter, instagram, youtube, email dan help desk.

Dalam dalam surat edaran tersebut mengimbau masyarakat tidak memercayai oknum atau pihak manapun yang mengaku bisa membantu kelulusan seleksi CPNS.

(and/ttcom)

Berita Lainnya
Ukhuwah Islamiyah Wujudkan Pemilu Damai 2019 TANGERANG SELATAN, TAJUKTIMUR.COM - Mabes Polri bekerja sama dengan yayasan Majelis Taklim Ad Dzikri...
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Awasi Tarif Maskapai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Perhubungan mengeluarkan edaran kepada Unit Penyelenggara Band...
Masyarakat Terlibat Politik Uang Bisa Dipidana PALU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Sulawesi Tengah, Ruslan Husein, menegaska...
Dompet Dhuafa Gelar Kampanye Humanesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dompet Dhuafa menggelar aksi humanesia. Aksi kampanye ini dengan semangat ...
KPK: UU Tipikor di Indonesia Belum Berstandar Internasional JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Undang-Undang RI Antikorupsi No...
Kanal: Nasional