Loading...

Ini Alasan 15 Menit Siaran Radio di Jakarta Mati

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Direktur Eksekutif Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia DKI Jakarta (PRSSNI DKI Jakarta) Praditya Sutrisno mengatakan matinya siaran radio swasta se-DKI Jakarta pada Senin (11/12) merupakan bagian dari kampanye. Ia menyebutkan ada 37 radio anggota PRSSNI DKI Jakarta yang mengikuti kampanye ini.

37 radio anggota PRSSNI DKI Jakarta itu, Praditya mengungkapkan, adalah radio Trax, Cosmo, I Radio, Brava, Indika, Hitz, Gen, Jak, Hot, Kis, Mustang, Most, V Radio, Rdi, Trijaya, Global, Motion, Sonora, Smart, Cakrawala-Mandarin Station, Prambors, Delta, Bahana, Female, Elshinta, RPK, DFM, CBB, MSTRI, UFM,OZ, Pas, UNTAR, Virgin, SBY, dan Khatulistiwa.

Praditya kemudian menjelaskan tujuan kampanye tersebut. “Kita mau memberikan icip-icip pada pendengar dan pengiklan kita bagaimana rasanya hidup tanpa radio,” kata Praditya, Senin (11/12).

Setelah itu, kampanye siaran radio mati ini melejit menjadi trendingtopik di media sosial Twitter. Hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat masih membutuhkan siaran radio tetap mengudara.

Selanjutnya selama satu pekan ke depan, Praditya mengungkapkan, anggota PRSSNI akan menyiarkan testimoni dari tokoh masyarakat yang merasa hidup dan kariernya sangat ditunjang oleh radio. Tokoh masyarakat itu terdiri dari berbagai kalangan.

“Pejabat ada, bintang film ada, musisi ada, seksolog ada, ahli keuangan ada,” ujarnya.

Perlu diketahui, Siaran radio se-DKI Jakarta mati sejak pukul 07.45 WIB hingga pukul 08.00 WIB, Senin (11/12). Kejadian tersebut sontak menghebohkan para warga. Dalam sosial media Twitter muncul hashtag atau tagar #RadioGueMati dan menjadi trending topic. 

Kejadian yang ternyata merupakan kampanye ini mengundang berbagai komentar dari warganet di Twitter. Tak sedikit mereka merasa hampa tanpa radio.

(and/ttcom)

Berita Lainnya
SPKKL Kupang Uji Coba Aplikasi Pelaporan Kejadian Laut Berbasis Android KUPANG, TAJUKTIMUR.COM - SPKKL Kupang mengajak peran serta masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan...
BMKG: Waspada Potensi Banjir dan Longsor Meningkat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau masuknya mus...
Kemenag Uji Coba Sistem Daftar Nikah Online JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Agama telah meluncurkan Sistem Informasi Pernikahan Berbasis W...
KPI minta PRSSNI Dorong Anggotanya Hindari Pelanggaran Siaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta Persatuan Radio Swasta Siaran Nas...
Pengamat: Publik Harus Pertanyakan Program Capres-Cawapres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Feri Amsari mengatakan...
Kanal: Nasional