Loading...

Ini Komentar Bupati Banyuwangi Setelah Nonton Film “Kulari Ke Pantai”

BANYUWANGI, TAJUKTIMUR.COM — Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memuji film garapan Riri Riza dan Mira Lesmana berjudul “Kulari ke Pantai” sebagai film yang sarat dengan pesan-pesan edukatif sehingga layak ditonton anak muda dan masyarakat pada umumnya.

“Film ini memberikan alternatif kisah yang menarik. Sangat baik pesannya buat anak-anak. Ada makna persahabatan. Ada anak-anak yang berani, mencintai negerinya,” kata Anas usai menonton film tersebut di gedung bioskop di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu.

Anas yang nonton bersama istrinya Ipuk Fiestiandani beserta putra mereka Ahmad Danial Azka itu menyatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi film yang mengambil lokasi syuting di Banyuwangi tersebut. “Ini menjadi sarana promosi bagi daerah. Kami berterima kasih pada kru film yang telah memilih Banyuwangi,” katanya.

Film “Kulari ke Pantai” mengisahkan perjalan tiga tokoh utama, Maisha Kanna (sebagai Sam) dan Lil`li Latisha (Happy) bersama Marsha Timothy (Uci) menuju G-Land, pantai di Banyuwangi yang tersohor sebagai titik berselancar tujuan para surfer dunia. Mereka melakukan perjalanan dari Jakarta ke Banyuwangi melalui perjalanan darat sepanjang 1.025 kilometer. Sepanjang jalan banyak kisah dan kejadian yang menyelipkan banyak pesan moral bagi penonton, khususnya anak anak.

Dalam film tersebut para tokoh utama film digambarkan memasuki wilayah Banyuwangi melalui hutan Baluran. Mereka disambut Patung Gandrung yang menjadi ikon Banyuwangi saat melewati Pantai Watu Dodol. Kisah di Banyuwangi juga berlangsung di RSUD Banyuwangi, Taman Sritanjung, Hotel Blambangan, Pasar Banyuwangi, dan Taman Nasional Alas Purwo di mana Pantai Grajagan (G Land) berada di dalamnya.

“Riri Reza sudah menyampaikan pada kami kalau akan mengajak rekan rekan sineas untuk ke Banyuwangi, karena di sini nyaman dan akses ke sini juga mudah. Kami berharap Banyuwangi bisa menjadi tempat lokasi syuting bagi film film nasional selanjutnya. Pemerintah daerah menyambut baik dan pasti akan memberikan dukungannya,” kata Anas.

Sebelumnya saat melakukan syuting film “Kulari ke Pantai”, beberapa waktu lalu, Mira Lesmana menyampaikan, Banyuwangi menjadi pilihan karena tokoh Sam ingin menemui surfer idolanya di Pantai G-Land (Pantai Grajagan). G-Land adalah salah satu pantai dengan ombak tertinggi di dunia, sehingga menjadi incaran para peselancar ternama.

“Sebelum menjatuhkan pilihan ke Banyuwangi, saya dan Riri dua kali datang riset lokasi di Banyuwangi. Lokasinya memang bagus-bagus,” ujar Mira.

Menurut Mira, pemain dan kru film menikmati syuting di Banyuwangi. Mira berharap ada kesempatan lagi membuat film di Banyuwangi karena masih banyak pilihan tempat serta keunikan budaya yang menarik untuk digali.

“Semua merasa nyaman bekerja di daerah yang bersih, bersahabat, dan ditambah lagi makanan khas lezat, juga kopi yang enak sekali,” kata Mira.

Film “Kulari ke Pantai” adalah film anak dengan pesan edukasi yang mulai tayang 28 Juni. Film ini melanjutkan tradisi duet Mira dan Riri yang dikenal sukses melahirkan film anak legendaris, seperti “Petualangan Sherina” dan “Laskar Pelangi”.

Berita Lainnya
Artis Inneke Koesherawati Diamankan KPK JAKARTA, -TAJUKTIMUR.COM -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan artis Inneke Koesherawati, istri terpidana perkara korupsi, Fahmi Dar...
Ciptakan Kebersamaan dan Integritas, TNI-Wartawan Outbond Bersama BOGOR, TAJUKTIMUR.COM - TNI bersama Wartawan lakukan outbond yang diselenggarakan sebagai upaya untuk menjaga dan menciptakan kebersamaan serta integr...
Aturan Listrik Surya Atap Bakal Segera Diterbitkan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal segera menerbitkan aturan atau regulasi terkait pemasangan Pembangki...
Negara Anggota FAO Apresiasi Kebijakan Indonesia di Bidang Kehutanan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Demi menjaga kemaslahatan umat manusia, PBB telah mencanangkan Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkela...
Pemerintah Ajukan Geopark Maros ke Unesco JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Kementerian Pariwisata akan mengajukan Geopark Maros ke UNESCO sebagai taman bumi kelas dunia atau UNESCO Global Geopark. ...
Kanal: Nasional