Loading...

Ini Prosedur untuk ASN yang Ikuti Pilkada

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Pemerintah tidak melarang aparatur sipil negara (ASN) yang akan mengikuti pemilihan kepala daerah tahun ini. Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri) Sumarsono mengungkapkan beberapa hal yang harus dipenuhi sebelum ASN itu diizinkan mengikuti kontestasi politik.

“Ketika ASN maju Pilkada ada SOP – nya,” kata Sumarsono.

Bagi Kementerian Dalam Negeri, jelas Sumarsono, prinsipnya pelayanan publik tidak boleh terganggu karena ditinggal pejabatnya. Karenanya kementerian itu meminta ASN yang maju Pilkada segera membuat pernyataan kesediaan mengundurkan diri sebagai aparatur negara secara tertulis.

“Tujuannya agar pemerintah bisa segera menyiapkan pejabat tetap untuk menggantikan pejabat yang ikut Pilkada itu. Jadi jabatan itu tidak terkatung-katung nantinya dan pelayanan publik tidak akan terbengkalai,” katanya.

ASN yang maju Pilkada memang harus mengundurkan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan penetapan calon.

Proses pengunduran diri sebagai aparatur, tambahnya, bisa selama satu bulan karena bukan Kementerian Dalam Negeri yang mengizinkan melainkan dari Badan Kepegawaian Negara.

Sumarsono mencatat sejumlah sekretaris daerah akan mengikuti Pilkada serentak tahun ini. Bahkan di beberapa daerah ada pegawai eselon II yang maju mengikuti kontestasi politik itu.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Seluma Bengkulu JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,3 mengguncang Seluma, Bengkulu, Sab...
Jumat ini KPK Jadwalkan Ulang pemeriksaan Rommy JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Romah...
Gempa Bumi Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pangandaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa Bumi berkekuatan magnitudo 4,7 terjadi di Pangandaran, Jawa Barat. P...
Penyebar Konten Terorisme Diancam UU-ITE, PKS: Bersikap Bijaklah JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menanggapi kejadian terorisme yang membunuh puluhan umat Islam yang sedang...
F-PKS Minta Kemenlu dan KBRI Lindungi WNI di Selandia Baru JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengutuk penembakan brutal kepada pulu...
Kanal: Nasional