Loading...

Ini Rangkaian Kegiatan Pelantikan Gubernur – Wagub 8 Provinsi

PONTIANAK, TAJUKTIMUR.COM – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kalimantan Barat (Kalbar) Alexander Rombonang menyampaikan rangkaian kegiatan pelantikan Gubernur – Wakil Gubernur terpilih di Istana Negara, Rabu (5/9).

“Acara pelantikan dilaksanakan pada tanggal 5 September. Pada pukul 07.30 Wib para Gubernur /Wagub terpilih diharapkan sudah hadir di Istana Merdeka utk gladi bersih. Gladi diperkirakan sampai jam 09.00 WIB,” ujar Alex.

Alex merinci, usai gladi pada pukul 09.30 WIB di Istana Merdeka dilakukan prosesi penyerahan Keppres oleh Presiden didampingi Wapres dan Mendagri.

“Usai prosesi penyerahan Keppres dilanjutkan dengan menuju Istana Negara dari Istana Merdeka sambil berjalan kaki. Rombongan didahului oleh Presiden dan Wakil Presiden, kemudian bapak Mendagri dan iringan Gub/Wagub,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata Alex, pukul 10.00 – 11.40 WIB pelantikan di Istana Negara. Masing-masing Gub/Wagub akan didampingi istri.

“Ada masing-masing 3 undangan untuk keluarga/rekan berlaku masing-masing untuk dua orang,” katanya.

Ia mengingatkan, undangan harus dibawa supaya kehadiran keluarga atau rekan yang bersangkutan lancar dan tidak bermasalah. Sementara, untuk undangan lainnya, termasuk pejabat daerah juga diundang ke istana.

“Pejabat daerah yang diundang yakni Ketua DPRD, Kapolda, Pangdam, Kajati, Sekda, Ketua KPUD dan Ketua Bawaslu,” ujar dia.

Jadi secara detail semua rangkaian kegiatan telah diatur oleh keprotokolan istana.

Sementara itu, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Soni Sumarsono yang juga menjabat Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan mengatakan delapan gubernur dan wakil gubernur terpilih dijadwalkan dilantik di Istana oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (5/9).

“Pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih tahap I, pada tanggal 5 September untuk delapan provinsi,” kata Soni, Senin (3/9).

Delapan provinsi tersebut adalah Sumatera Utara (Sumut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Selatan (Sulsel), Jawa Tengah (Jateng), Bali, Kalimantan Barat (Kalbar), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua.

Sementara untuk Tahap II, lanjut Sumarsono, dijadwalkan pada tanggal 27 September mendatang.

“Untuk empat pemerintah provinsi, yaitu Jawa Barat (Jabar), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sumatera Selatan (Sumsel), dan Kalimantan Timur (Kaltim),” katanya.

Berita Lainnya
Ukhuwah Islamiyah Wujudkan Pemilu Damai 2019 TANGERANG SELATAN, TAJUKTIMUR.COM - Mabes Polri bekerja sama dengan yayasan Majelis Taklim Ad Dzikri...
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Awasi Tarif Maskapai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Perhubungan mengeluarkan edaran kepada Unit Penyelenggara Band...
Masyarakat Terlibat Politik Uang Bisa Dipidana PALU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Sulawesi Tengah, Ruslan Husein, menegaska...
Dompet Dhuafa Gelar Kampanye Humanesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dompet Dhuafa menggelar aksi humanesia. Aksi kampanye ini dengan semangat ...
KPK: UU Tipikor di Indonesia Belum Berstandar Internasional JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Undang-Undang RI Antikorupsi No...
Kanal: Nasional Pilkada