Loading...

Ini yang Dilakukan Gubernur Jabar Pasca Gempa 6,9 SR

BANDUNG (TAJUKTIMUR.COM) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melakukan pendataan terhadap rumah-rumah rusak akibat bencana gempa bumi berkekuatan 6,9 Skala Richter di Selatan Jawa, Jumat (15/12/2017) kemarin.

Menurut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), saat ini pihaknya melakukan penanganan pasca bencana di antaranya dengan mengevakuasi warga serta melakukan mitigasi bencana atau upaya untuk mengurangi risiko bencana.

“Penanganannya ialah pertama menenangkan masyarakat, lalu kami akan melakukan mitigasi dan normalisasi pascabencana. Insya Allah semua akan tertangani,” katanya melalui siaran pers, Minggu (17/12/2017).

Tak lupa, ia juga mengungkapkan bela sungkawa atas bencana yang terjadi. Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap melakukan ativitas normal pascagempa, namun tetap harus waspada.

“Pascagempa saat Jumat malam kemarin masyarakat sudah bisa kembali lagi ke rumahnya dan sudah bisa beraktivitas, tapi ingat harus tetap waspada,” ujar Aher.

Gempa bumi tersebut, lanjutnya, juga mengakibatkan sejumlah kerusakan bangunan mulai dari rumah warga hingga fasilitas publik lainnya.

“Ada kerusakan rumah, sekolah, Pusat Layanan Masyarakat, perkantoran dan akan segera kita tangani. Kalau dijumlahkan lumayan, ada 300-an rumah berupa rusak berat, sedang, dan ringan. Ada beberapa SMA/SMK, RSUD di Tasikmalaya juga retak-retak. Korban bencana kebanyakan luka-luka,” ujarnya memaparkan.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
SPKKL Kupang Uji Coba Aplikasi Pelaporan Kejadian Laut Berbasis Android KUPANG, TAJUKTIMUR.COM - SPKKL Kupang mengajak peran serta masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan...
BMKG: Waspada Potensi Banjir dan Longsor Meningkat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau masuknya mus...
Kemenag Uji Coba Sistem Daftar Nikah Online JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Agama telah meluncurkan Sistem Informasi Pernikahan Berbasis W...
KPI minta PRSSNI Dorong Anggotanya Hindari Pelanggaran Siaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta Persatuan Radio Swasta Siaran Nas...
Pengamat: Publik Harus Pertanyakan Program Capres-Cawapres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Feri Amsari mengatakan...
Kanal: Nasional