Loading...

Istaka Karya Pulangkan Jenazah Korban Pekerja Pembangunan Trans Papua

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Corporate Secretary PT Istaka Karya Yudi Kristanto menyebutkan bahwa pihaknya telah berhasil mengidentifikasi para pahlawan pembangunan Trans Papua dan mengirimkan jenazahnya ke daerah asalnya..

“Beberapa hari, kami kerja luar biasa. Kami banyak memberikan pertanggungjawaban kepada pihak aparat, membantu proses evakuasi dan identifikasi korban, hingga mengirimkan jenazah ke daerah asalnya,” ungkap Yudi Kristanto saat dihubungi Antara, Jumat.

Yudi mengatakan,”Dipastikan 16 korban terindentifikasi adalah para pekerja dari PT Istaka karya. Delapan jenazah dari Toraja (Sulawesi Selatan), 2 jenazah dari Gowa (Sulawesi Selatan) , 4 jenazah dari Palu (Sulawesi Tengah), 1 jenazah dari Nusa Tenggara Timur, dan 1 jenazah dari Tebing Tinggi (Medan).”

“Dua jam yang lalu, kami sudah memulangkan para jenazah ke daerah asalnya menggunakan pesawat hercules milik TNI,” tandasnya.

Menurutnya, masih ada tiga korban lagi yang saat ini tengah dalam penyisiran di lokasi sekitar jembatan Jalan Trans Papua oleh pihak berwenang.

“Dari operasi militer di Jembatan Habema-Mugi, belum ditemukan tiga korban yang hilang. Sampai saat ini masih dalam pencarian,” pungkasnya.

Berita Lainnya
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Seluma Bengkulu JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,3 mengguncang Seluma, Bengkulu, Sab...
Jumat ini KPK Jadwalkan Ulang pemeriksaan Rommy JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Romah...
Gempa Bumi Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pangandaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa Bumi berkekuatan magnitudo 4,7 terjadi di Pangandaran, Jawa Barat. P...
Penyebar Konten Terorisme Diancam UU-ITE, PKS: Bersikap Bijaklah JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menanggapi kejadian terorisme yang membunuh puluhan umat Islam yang sedang...
F-PKS Minta Kemenlu dan KBRI Lindungi WNI di Selandia Baru JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengutuk penembakan brutal kepada pulu...
Kanal: Nasional