Loading...

Jokowi: Jangan Lupakan Jasa Kesultanan dan Kerajaan di Indonesia

BOGOR (TAJUKTIMUR.COM) – Audiensi antara para Raja, Sultan, Pangeran dan Permaisuri se-nusantara dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berlangsung di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (4/1/2018). Hadir dalam audensi tersebut puluhan Raja, Sultan, Pangeran dan Permaisuri se-nusantara.

Dalam audensi, Panglima Kesultanan Tidore Kapitan Muhammad Ali Alting meminta Presiden Jokowi untuk tidak melupakan jasa-jasa kesultanan dan kerajaan atas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tolong lihat kesultanan-kesultanan se-Nusantara, karena jasa kesultanan terhadap republik ini terlalu besar,” katanya.

Ia mencontohkan, berkat Kerajaan Tidore, Papua masuk ke pangkuan NKRI. Ia menjelaskan, ketika itu nasib Papua ditentukan dalam pertemuan atau konferensi Malino di Denpasar Bali yang membicarakan tiga opsi.

“Pertama diminta PBB apakah Papua mau berdiri sendiri, ditolak tidak mau, kedua apakah Tidore dengan Papua berdiri sendiri, tidak mau, berdiri dengan negara boneka, tidak mau, apakah Tidore dengan Papua mau bergabung diri dengan NKRI, moyang kami memilih itu, sehingga jasa Kesultanan Tidore harus diingat para petinggi republik ini,” katanya menjelaskan.

Kemudian, terkait isu sparatis yang berkembang di Papua, ia berpendapat sejatinya masyarakat Papua tidak menuntut kemerdekaan, melainkan perlakuan adil termasuk dalam pembagian jatah pendapatan.

Oleh karena itu, ia menambahkan jika Pemerintah melibatkan kesultanan untuk menangkal isu sparatis maka hal itu akan lebih mudah dilakukan.

“Bisa, bisa karena kita saling mengikat saling mendengar. Itu ada ratunya itu. Jadi begini, otonomisasi sebelum dijalankan di republik ini, di kesultanan kami sudah, sehingga Papua itu masuk. Perpanjangan tangan, itu Papua, Rajaampat ada raja-raja itu perpanjangan tangan dari Sultan Tidore, jadi otonomisasi belum dilaksanakan, sudah dilaksanakan kesultanan,” katanya.

(and/ttcom)

Berita Lainnya
KPU Tetapkan DPT Hasil Perbaikan untuk Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat pleno terbuka Daftar Pemilih T...
Polisi Tangkap Perusak Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru PEKANBARU, TAJUKTIMUR.COM - Polisi telah menangkap seorang terduga perusak atribut Partai Demokrat d...
Kapendam Cendrawasih: Situasi Nduga Berangsur Normal JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, mene...
SBY Sayangkan Perusakan Atribut Demokrat di Pekanbaru RIAU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyayangkan perusa...
Bawaslu Catat 192.129 Laporan dan Pelanggaran Kampanye JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menemukan dan menerima setidaknya 19...
Kanal: Nasional