Loading...

Kapolri Larang Aksi Massa di Borobudur


JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan kepolisian di wilayah Jawa Tengah untuk tidak memberi izin bagi masyarakat yang akan melakukan aksi bela Rohingnya di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Sebelumnya, beredar ajakan aksi melalui percakapan Whatasapp. Aksi di Borobudur yang merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia ini rencana digelar pada 8 September 2017.

Larangan aksi di Candi Borobudur bukan tanpa alasan. Menurut Kapolri, Candi Borobudur merupaakan aset cagar budaya bangsa Indonesia yang tidak boleh dijadikan tempat untuk aksi.

Ia mengingatkan bahwa aksi di Candi Borobudur justru akan memberikan dampak negatif terutama kepada wisata asing yang akan berkunjung ke Candi Borobudur .

“Aksi di Borobudur dilarang, saya sudah perintahkan ke Kapolda Jawa Tengah untuk tidak memberikan izin, karena ini objek vital tempat turis Internasional“. Tegas Kapolri, Rabu, (6/9).

(and/ttcom)


Berita Lainnya
Papua Barat paling rendah Tingkat Kepatutan Pelaporan Harta Kekayaan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Pemerintah Provinsi Papua Ba...
Pushidrosal TNI-AL Temukan CVR Lion Air JT-610 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) yang diga...
Fahira Idris: Isu Perempuan dan Anak Harus Ada Dalam Debat Pilpres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dari lima tema besar Debat Publik Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wak...
Relawan Jokowi – Prabowo gelar Pertandingan Persahabatan KUALA LUMPUR, TAJUKTIMUR.COM - Relawan pendukung pasangan Jokowi - KH Ma`ruf Amin dan Prabowo - Sand...
BMKG: Gempa beruntun tidak memicu tsunami Selat Sunda YOGYAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa b...
Kanal: Nasional