Loading...

Kemenkes Himbau Masyarakat Waspadai Virus H3N2

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Wabah difteri belum hilang benar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah mengingatkan bahaya virus influenza A (H3N2) yang sedang berkembang di Australia, Amerika, Inggris dan beberapa negara lain.

Bahkan Kementerian Kesehatan RI mulai mengaktifkan sistem peringatan (alert system) di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang ada di bandara dan pelabuhan pintu masuk Indonesia.

“Influenza A(H3N2) merupakan salah satu flu musiman yang virusnya biasa bersirkulasi di belahan bumi utara dan selatan,” demikian pernyataan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, dr. H.M. Subuh, MPPM yang dikutip dari rilis resminya, Senin (15/1).

Flu itu pernah menjadi pendemi pada 1968 dengan perkiraan jumlah kematian mencapai satu juta jiwa di seluruh dunia. Usia tertinggi yang meninggal karena pandemi itu adalah 65 tahun.

Dikabarkan virus influenza A (H3N2) cenderung mengakibatkan angka kematian lebih tinggi dibandingkan virus influenza musiman lain. Selama musim influenza saat virus influenza A perdominan maka kematian secara keseluruhan akibat influenza musiman meningkat 2,7 kali lipat dibandingkan virus serupa lainnya.

Perangkat global surveilans influenza berbasis web, FluNet, secara umum setiap tahun kecenderungan peningkatan kasus influenza terjadi pada tiga waktu. Pertama awal triwulan I, lalu akhir trimulan II sampai dengan awal triwulan III, serta akhir triwulan IV.

Peningkatan kasus di Australia (bagian selatan bumi) cenderung terjadi pada triwulan III, sedangkan di Amerika, Inggris dan Irlandia Utara (utara bumi) terjadi pada triwulan I.

Kejadian itu sesuai dengan pola tahunan yang telah diketahui. Sedangkan di Indonesia pola peningkatan influenza A(H3N2) tidak sama dengan negara-negara di tersebut. Peningkatan kasusnya terjadi sepanjang semester pertama.

Meski hingga saat ini organisasi kesehatan dunia (WHO) belum membuat pernyataan kewaspadaan secara resmi Kementerian Kesehatan RI menilai masyarakat Indonesia yang hendak pergi ke Australia maupun yang akan kembali dari Australia ke Indonesia harus memiliki informasi yang cukup mengenai virus influenza A.

Secara umum, influenza dapat dicegah dengan berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), membiasakan cuci tangan pakai sabun (CTPS), perhatikan etika batuk dan bersin, serta gunakan masker bila sedang sakit. Secara khusus bagi para pelaku perjalanan dari atau yang akan pergi ke negara terjangkit, disarankan untuk melakukan imunisasi influenza.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
Bakamla RI Terima Kunjungan Kerja Sekretariat Keamanan Nasional Jepang JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Delegasi Sekretariat Keamanan Nasional Jepang (Japan's National Security S...
Tercecernya KTP Elektronik Timbulkan Kecurigaan Publik JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandiaga, Muhammad Taufik, men...
JK: Pendekatan Politik dan Ekonomi sudah Dijalankan untuk Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden, Jusuf Kalla, mengatakan pendekatan secara politik dan ekon...
Peneliti LIPI Usulkan Pemilu di Papua Ditunda JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Profesor Hermaw...
Menko Polhukam Tegaskan Operasi Penyelamatan di Nduga, Papua Masih Terus Dilakukan JAKARTA,TAJUKTIMUR.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan s...
Kanal: Nasional