Loading...

Kemenkes: Produksi Alat Kesehatan Dalam Negeri Meningkat

TANGERANG, TAJUKTIMUR.COM – Produksi alat kesehatan dalam negeri terus meningkat sejak 2015 sampai tahun ini. Tahun ini saja, sebanyak 328 jenis alat kesehatan telah mampu diproduksi di dalam negeri.

Pada 2016 saja, sebanyak 262 jenis alat kesehatan telah diproduksi di dalam negeri. Angka ini kemudian meningkat pada 2017 menjadi 294 jenis alat kesehatan.

Tak hanya itu, peningkatan produksi alat kesehatan ini juga diiringi dengan bertambanya jumlah industri alat kesehatan di Tanah Air. Sejak 2015 hingga tahun ini saja, industri alat kesehatan dalam negeri tumbuh sebesar 35,23 persen atau sebanyak 68 industri. Angka kongkretnya, yaitu dari yang sebelumnya pada 2015 terdapat 193 industri meningkat menjadi 261 industri di tahun ini.

Dengan peningkatan tersebut, industri alat kesehatan dalam negeri saat ini telah mampu memenuhi lebih kurang 69,44 persen standar fasilitas alat kesehatan di Rumah Sakit Kelas D, dan memenuhi sekitar 50 persen standar fasilitas alat kesehatan di Rumah Sakit Kelas A.

“Saat ini, jumlah alat kesehatan dalam negeri yang telah memiliki izin untuk beredar sebanyak 4.526 produk,” kata drg Widyawati, MKM, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat seperti dikutip dari siaran pers yang diterima tajuktimur.com (9/11/2018).

Selain itu, sarana produksi kefarmasian yakni industri farmasi, obat tradisional, kosmetik, dan ekstrak bahan alam juga telah mengalami pertumbuhan jumlah sarana produksi dan nilai investasi.

“Industri farmasi dalam kurun dua tahun saja telah tumbuh sebanyak 14 sarana baru,” ucapnya.

Hasilnya, dalam periode 2014-2015 hingga periode 2016-2017, nilai investasi industri farmasi meningkat dua kali lipat. Beberapa Industri Farmasi dalam negeri juga telah berkolaborasi dengan perusahaan multinasional di antaranya berasal dari Korea Selatan, Jerman, Amerika Serikat, dan China untuk mengembangkan produk biosimilar, seperti erythropoietin (EPO), Epidermal Growth Factor (EGF), Monoclonal Antibody (MAB), dan somatropin, serta beberapa bahan baku obat.

Peningkatan produksi alat kesehatan ini dinilai penting untuk diketahui oleh masyarakat Indonesia sebagai media informasi, edukasi, dan promosi kesehatan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menggelar Pameran Pembangunan Kesehatan dan Produk Kesehatan dalam Negeri pada 8 -10 November 2018 di ICE BSD Tangerang Selatan.

“Melalui pameran ini diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal, memahami, dan mau menggunakan alat kesehatan, obat, obat tradisional, kosmetik, Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), dan ekstrak bahan alam yang telah mampu diproduksi di Indonesia,” kata Widyawati.

Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh informasi lebih mengenai cara penggunaan dan pemakaian alat kesehatan, obat, obat tradisional, kosmetik dan PKRT yang baik dan benar. Pameran kali ini merupakan keempat kalinya diselenggarakan sejak 2015 dan diikuti oleh lebih dari 150 peserta, terdiri dari industri alat kesehatan, PKRT, farmasi, obat tradisional, kosmetik, serta makanan dan minuman.

Dalam pameran ini, tema yang dipilih adalah ‘Menuju Indonesia Sehat dengan Produk Dalam Negeri’. Pameran kali ini juga akan menampilkan produk farmasi dan alat kesehatan yang telah diproduksi di dalam negeri, serta beberapa hasil inovasi riset di bidang farmasi dan alat kesehatan.

Pameran ini sendiri digelar dalam rangka Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN). HKN tahun ini merupakan peringatan yang ke-54, dengan tema ‘Aku Cinta Sehat’ dan sub-tema ‘Ayo Hidup Sehat Mulai dari Kita’.

Berita Lainnya
Bahas Rekonstruksi Lombok-Palu, Wapres Panggil Menkeu-MenPUPR JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla memanggil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan ...
HRS Jadi Korban dalam Kasus Bendera Tauhid JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Arab Saudi diminta mengklarifikasi berbagai masalah yang tengah...
Whatsapp Teliti Hoaks Selama Kampanye Pemilu di Indonesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Platform media sosial percakapan Whatsapp meneliti hoaks atau kebohongan s...
Dubes Saudi: Kalimat Tauhid Memiliki Arti Penting bagi Umat Islam JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Osama Muhammad Abdullah Al ...
PKPU Human Initiative dan Bank Muamalat Gelar Perpustakaan Keliling JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - PKPU Human Initiative bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk melakukan keg...
Kanal: Nasional