Loading...

Kepolisian Selidiki Kasus 72 Ribu Pemohon Paspor Online Fiktif

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Pihak Kepolisian tengah mendalami kasus permohonan pembuatan paspor fiktif di mana ditemukan 72 ribu permohonan paspor secara online namun datanya fiktif.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Komisaris Besar Martinus Sitompul, penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri masih menelusuri siapa saja yang mengajukan permohonan pembuatan paspor dengan menggunakan surel yang berbeda-beda.

“Perlu didalami siapa yang melakukan dan apa motifnya, sebab setelah dicek oleh Direktorat Jenderal Imigrasi ternyata fiktif,” kata Martinus di Jakarta, kemarin.

Pada 2017, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencatat adanya kenaikan permohonan paspor mencapai 3,1 juta permohonan.

Namun sebanyak 72 ribu permohonan rupanya fiktif, bahkan ada akun yang sampai mengajukan ribuan permohonan dalam satu kali daftar.

Akibatnya, timbul gangguan pada sistem pendaftaran paspor online sehingga masyarakat sulit mengajukan permohonan yang berujung pada munculnya antrean permohonan paspor sejak September 2017.

Kementerian Hukum dan HAM bersama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga turut mendalami kasus ini.

Sampai saat ini, belum ada dugaan bahwa permohonan paspor fiktif tersebut terkait dengan tindak kejahatan tertentu.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
Ukhuwah Islamiyah Wujudkan Pemilu Damai 2019 TANGERANG SELATAN, TAJUKTIMUR.COM - Mabes Polri bekerja sama dengan yayasan Majelis Taklim Ad Dzikri...
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Awasi Tarif Maskapai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Perhubungan mengeluarkan edaran kepada Unit Penyelenggara Band...
Masyarakat Terlibat Politik Uang Bisa Dipidana PALU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Sulawesi Tengah, Ruslan Husein, menegaska...
Dompet Dhuafa Gelar Kampanye Humanesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dompet Dhuafa menggelar aksi humanesia. Aksi kampanye ini dengan semangat ...
KPK: UU Tipikor di Indonesia Belum Berstandar Internasional JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Undang-Undang RI Antikorupsi No...
Kanal: Nasional