Loading...

Kisah Ustadz Abdul Somad yang ‘Diculik’ ke Markas TNI AD

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM — Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono rela “menculik” Ustad Abdul Somad untuk dapat berceramah di Markas Besar TNI AD (Mabesad), Jakarta Pusat, Rabu, sekaligus buka bersama dengan keluarga besar TNI AD.

“Ustad Abdul Somad ini jadwalnya padat dan tidak ada jadwal untuk kita. Alhamdulillah, dengan strategi dan taktik, tekan dan ulur akhirnya beliau bisa “diculik” untuk berceramah di sini (Mabesad),” ujar KSAD Jenderal TNI Mulyono, dalam sambutannya.

Abdul Somad dijadwalkan akan memimpin tarawih di Masjid IPB, Bogor. Namun, masih menyempatkan diri untuk hadir bersama TNI AD.

“Kita akan mengerahkan enam ‘voorijder’ untuk mengawal beliau untuk sampai tiba di tempat tujuan tepat waktu,” jelasnya.

Mantan Pangkostrad ini pun mengucapkan selamat datang dan menyampaikan terima kasih kepada Ustad Abdul Somad karena di tengah kesibukannya, beliau masih bisa meluangkan waktu dan berkenan hadir untuk menyampaikan tausyiah dalam rangka memperingati Nuzulul Quran kepada warga Mabesad.

Sementara itu, Ustad Abdul Somad mengaku terharu dan mengapresiasi dengan acara yang digelar KSAD Jenderal TNI Mulyono.

Dalam acara itu, Abdul Somad sempat berpantun, “Dari Makkah terus ke Mudzalifah, pergi haji adik beradik. Sudah lama saya berceramah, baru kali ini saya diculik. Maka Saya adalah orang yang diculik yang jatuh cinta dengan yang menculik,” ujarnya disambut tawa para jamaah peserta buka puasa bersama tersebut.

Ia mengaku, apa yang dilakukan KSAD memberikan kesejukan yang luar biasa. Abdul Somad menceritakan bagaimana dirinya diculik untuk berceramah di Mabesad.

“Saya diculik dari Markas Islam Centre Adzikra, Bogor sampai kemari dengan pengawalan yang luar biasa,” ucapnya.

Abdul Shomad bahkan menyatakan, jika undangan berceramah di Mabesad ini dapat menghilangkan anggapan-anggapan yang tidak baik terhadap dirinya.

“Biasanya saya yang mendatangi pejabat, tapi kali ini saya yang didatangi ke kamar, disambut, diajak berfoto. Kalau foto ini di share akan menaikkan rating dan menghilangkan tuduhan-tuduhan radikal dan anti NKRI dari orang-orang yang tidak kenal,” tuturnya.

Berita Lainnya
FKDMI: Jangan ada Politisasi di Tempat Ibadah JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum Pengurus Pusat Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia, Moh. Nur Huda mengimbau agar dai muda ikut berperan aktif dalam mengawal Pemilu 2...
LSI: Masyarakat Puas dengan Sistem Demokrasi di Indonesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan jajak pendapat terkait keberjalanan sistem demokrasi di Indonesia. Hasil jajak pendapat menyatakan, may...
Capres Prabowo Hadiri Resepsi Ulang Tahun Kerajaan Arab Saudi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Calon Presiden RI Prabowo Subianto mengaku akan menghadiri perayaan acara ulang tahun kerajaan Arab Saudi. Perayaan tersebut digelar di Hotel Su...
Prabowo Terima Aspirasi Dokter Spesialis dan Perawat, Apa yang Dibahas? JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Calon presiden Prabowo Subianto menerima aspirasi para dokter untuk membicarakan terkait masalah kesehatan nasional, di kediamannya di Jalan Ker...
Ma’ruf Amin: Masyarakat Indonesia utamakan persatuan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Calon Wakil presiden (cawapres) KH Ma'ruf Amin meminta masyarakat Indonesia mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya selama masa ka...
Kanal: Nasional