Loading...

Komisioner BPIP: Islam Agama yang Toleran

PANDEGLANG, TAJUKTIMUR.COM —- Komisioner Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD mengatakan Islam sebagai agama yang mayoritas dianut penduduk Indonesia menerima toleransi dan menghormati perbedaan di tengah masyarakat.

“Saya kira Islam bukan ancaman bagi orang yang berbeda. Islam itu sangat mencintai kedamaian,” kata Mahfud saat menghadiri pengajian Abuya Muhtadi di Pandeglang, Banten, Senin.

Mahfud memuji pengajian yang dilaksanakan ulama besar di Provinsi Banten Abuya Muhtadi karena mengembangkan model “Ahlussunah Wal Jamaah’ yang dikembangkan Mazhab Imam Syafii. Imam Syafii adalah penganut moderasi Islam yang menerima toleransi dan menghormati perbedaan di tengah masyarakat.

Agama Islam sangat menerima Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia yang beraneka ragam suku, agama, bahasa dan budaya.

Selama ini, kehidupan masyarakat sangat berdampingan juga harmonis tanpa perbedaan.

Bahkan, persatuan dan kesatuan semakin kuat dan terpelihara dengan baik dalam kerangka NKRI.

“Islam itu ya diskusi dengan kelembutan dan kedamaian dan bukan ancaman,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, Pancasila hasil ijtihad para ulama dan diantaranya KH Hasyim Asy’ari cukup besar menyumbangkan pemikiran nilai-nilai Pancasila dan UUD 45 sebagai ideologi bangsa.

Karena itu, agama Islam sangat mencintai Pancasila dan UUD 45 yang memiliki keanekaragaman perbedaan tersebut.

“Kami yakin Indonesia ke depan menjadi nenjadi negara terbesar di dunia karena memiliki ideologi Pancasila,” kata mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Sementara itu, Abuya Muhtadi mengatakan Islam agama yang menerima toleransi dan menghormati perbedaan sehingga garda terdepan untuk menyelamatkan ideologi Pancasila.

Sebab, Pancasila dapat memperkuat persatuan dan kesatuan tanpa mengenal perbedaan suku, agama, bahasa serta budaya.

“Kita harus semangat keberagamaan dipelihara dan dijaga untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” katanya.

Berita Lainnya
Atisipasi Hoax Jelang Pilpres, Desa Perlu Internet JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Perkembangan teknologi yang belum diikuti dengan pembangunan  merata diseluruh Indonesia membuka potensi terjadinya ketimpan...
22 BUMN Promosikan Asian Games Lewat Nobar JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Sebanyak 22 BUMN mempomosikan kemeriaahan pesta olahraga terbesar Asia, Asian Games 2018, dengan memanfaatkan ajang nonton ...
IKADI: Rumah Ibadah Jangan Dijadikan Alat Pecah Belah JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Rumah ibadah hendaknya menebar pesan perdamaian, bukan justru menjadi alat memecah belah, kata Ketua Umum Ikatan Dai Indone...
Kemenag Resmi Luncurkan Aplikasi Haji Pintar JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Kementerian Agama, membuat sebuah program untuk kemudahan pelayanan Haji dengan meluncurkan Aplikasi Haji Pintar. Kepal...
‘Kepala Daerah yang Ikut Pilpres 2019 Harus Seizin Presiden’ JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM -- Kementerian Dalam Negeri menegaskan kepala daerah yang saat ini menjabat harus meminta izin terlebih dahulu kepada Presiden...
Kanal: Nasional