Loading...

Korban Gempa Lombok Cari Bantuan Logistik Melalui Media Sosial

MATARAM, TAJUKTIMUR.COM – Sejumlah pengungsi gempa bumi di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, mencari sendiri bantuan logistik melalui media sosial, karena belum mendapatkan bantuan sejak gempa tektonik 6,9 skala richter (SR) pada Minggu (19/8).

“Kami meminta bantuan melalui medsos saja,” kata Munawir Haris, warga Dusun Labu Pandan, Sambalia, Lombok Timur yang juga Ketua Yayasan Anak Pantai yang bergerak di bidang pendidikan, seperti dilansir Antara di Lombok, Kamis.

Korban terdampak gempa tektonik itu memanfaatkan jejaringnya atau rekan-rekannya melalui media sosial, untuk mempertahankan hidup. Walhasil bantuan pun datang terutama dari luar Lombok.

Hasilnya, kata dia, dirinya mendapatkan bantuan melalui rekan-rekannya yang kemudian disalurkan kembali kepada pengungsi korban gempa di daerah tersebut.

Dikatakannya, warga Lombok jangan terlalu berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Sebenarnya kebutuhan yang paling ditunggu adalah, terpal, selimut, dan air serta popok bayi. “Terpal dan selimut penting, karena banyak pengungsi dari kalangan anak-anak. Sekarang saja sudah banyak yang terserang penyakit batuk-batuk dan flu,” katanya.

Demikian pula dikatakan oleh Rizal Januadi, warga Dusun Sugian, Sambalia, Lombok Timur, yang belum juga mendapatkan bantuan padahal dusunnya sekitar lima kilometer dari pusat gempa di Pulau Gili Sulat.

“Kalau menunggu pemerintah tidak mungkin, kita harus bertahan. Ya cari sendiri,” tandasnya.

Rudi, warga Desa Belanting, yang mengaku dirinya berinisiatif mengumpulkan logistik atau bantuan dari rekan-rekannya yang berkuliah di Yogyakarta, Makassar dan Surabaya.

“Saya meminta rekan-rekan kuliah untuk turut membantu. Sebenarnya meminta bantuan sudah dilakukan sejak awal gempa 7 SR yang berpusat di Lombok Utara dan disumbangkan ke Tanjung, Lombok Utara. Tiba-tiba saja sekarang kami jadi korban juga,” katanya.

Berita Lainnya
Ukhuwah Islamiyah Wujudkan Pemilu Damai 2019 TANGERANG SELATAN, TAJUKTIMUR.COM - Mabes Polri bekerja sama dengan yayasan Majelis Taklim Ad Dzikri...
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Awasi Tarif Maskapai JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Perhubungan mengeluarkan edaran kepada Unit Penyelenggara Band...
Masyarakat Terlibat Politik Uang Bisa Dipidana PALU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Sulawesi Tengah, Ruslan Husein, menegaska...
Dompet Dhuafa Gelar Kampanye Humanesia JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dompet Dhuafa menggelar aksi humanesia. Aksi kampanye ini dengan semangat ...
KPK: UU Tipikor di Indonesia Belum Berstandar Internasional JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Undang-Undang RI Antikorupsi No...
Kanal: Nasional