Loading...

KPI Minta Media Masa tidak Berpihak pada Salah Satu Capres

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Dukung mendukung kepada salah satu calon dalam pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan anggota legislatif sudah menjadi hal biasa dalam pesta demokrasi. Namun kalau saja media masa mendukung salah satu calon, hal itu tidak dibenarkan.

“Kalau media sudah mendukung calon presiden berarti mereka merasa benar. Nah, ini yang bahaya dalam posisi sebagai media, oleh karena itu, media tak boleh jatuh cinta kepada pendukung atau menjadi totalitas pendukung salah satu calon presiden dalam hal pesta demokrasi,” ungkap Yuliandri Darwis.

Yuliandri Darwis mengungkapkan, media harus menyampaikan secara proporsional informasi kepada masyarakat, biarkan masyarakat yang memilih.

“Kalau ini terbalik, sebelum infomasi sampai, masyarakat sudah memilih medianya, wah ini gak benar, dan ini bahaya, bukan informasi, tapi media yang dipilah,” terang Yuliandri.

Yuliandri Darwis meminta kepada semua media masa untuk mengawal pesta demokrasi 2019 nanti agar berjalan baik dan benar dan media menjalankan fungsi dengan baik dan benar.

“Informatif, edukatif, ini yang menjadi kekuatannya,” jelasnya Yuliandri Darwis.

Berita Lainnya
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Seluma Bengkulu JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,3 mengguncang Seluma, Bengkulu, Sab...
Jumat ini KPK Jadwalkan Ulang pemeriksaan Rommy JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Romah...
Gempa Bumi Berkekuatan 4,7 Magnitudo Guncang Pangandaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa Bumi berkekuatan magnitudo 4,7 terjadi di Pangandaran, Jawa Barat. P...
Penyebar Konten Terorisme Diancam UU-ITE, PKS: Bersikap Bijaklah JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menanggapi kejadian terorisme yang membunuh puluhan umat Islam yang sedang...
KPU Maluku Utara jadwalkan pemasangan iklan TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut) menjadwalkan pem...
Kanal: Nasional Pemilu