Loading...

KPK Mengapresiasi Presiden Teken PP Nomor 43 Tahun 2018

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang telah meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2018.

“KPK sebenarnya terlibat sejak awal, terkait dengan revisi peraturan pemerintah untuk pemberian penghargaan pada pelapor kasus korupsi. Meskipun apa hasil akhir yang ditandatangani tentu perlu kami baca lebih lanjut,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Selasa.

Adapun PP tersebut tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Para pelapor kasus korupsi itu perlu dan bahkan harus menurut kami diberikan penghargaan yang patut, patut dalam artian jumlah dan juga cara sehingga diharapkan nanti masyarakat semakin banyak melaporkan kasus korupsi,” kata Febri.

Menurut Febri, ketika kasus korupsi itu dilaporkan tentu saja pengawasan disekitar di lingkungan pelapor tersebut itu akan lebih maksimal nantinya.

“Namun tentu kami perlu baca secara lebih rinci kalau memang hari ini sudah ditandatangani. Semoga itu memang menjadi satu bagian yang memperkuat upaya pemberantasan korupsi di Indonesia,” kata Febri.

Pada Pasal 17 dalam PP Nomor 43 Tahun 2018 itu menyebutkan pertama bahwa dalam hal penilaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 disepakati untuk memberikan penghargaan berupa premi, besaran premi diberikan sebesar 2 persen dari jumlah kerugian keuangan negara yang dpaat dikembalikan kepada negara.

Kedua, besaran premi yang diberikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling banyak Rp200 juta.

Ketiga, dalam hal tindak pidana korupsi berupa suap, besaran premi diberikan sebesar 2 persen dari nilai uang suap dan/atau uang dari hasil lelang barang rampasan.

Keempat, besaran premi yang diberikan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) paling banyak Rp10 juta.

Berita Lainnya
Heli MI-8 Lakukan ‘Water-Bombing’ Wilayah Terdampak Likuifaksi Sulteng PALU, TAJUKTIMUR.COM – Helikopter MI-8 mulai melakukan kegiatan water-bombing atau pengemboman material disinfektan di wilayah terdampak likuifaksi, seperti Petobo, Balar...
Iklan Rekening Dianggap Curi Start Kampanye, Ini Komentar Erick Thohir JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menanggapi soal adanya dugaan pelanggaran kampanye dalam pemasangan iklan berisi nomor reken...
Istri Meninggal Dunia Saat Suami Tunaikan Tugas SAR di Palu PALU, TAJUKTIMUR.COM — Alfrits Rottie, anggota Basarnas Gorontalo sedang sibuk melakukan misi kemanusiaan terhadap korban gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, tiba-...
Ketika Suara Kaum Ibu Menjadi Kekuatan Politik JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Tingginya tingkat populasi (jumlah) kaum perempuan di Indonesia ternyata menjadi target tersendiri dalam dunia politik terutama saat pilpres. Ta...
AMCF Dirikan Tenda Hunian Sementara untuk Pengungsi Gempa Donggala DONGGALA,TAJUKTIMUR.COM - Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) mendirikan tenda hunian sementara (huntara) untuk korban gempa dan tsunami di Lapangan Bola Sipi, Sipi, Si...
Kanal: Nasional