Loading...

KPU Putuskan Jadwal Debat Capres-Cawapres pada 19 Desember

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku telah bertemu dengan Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) terkait mekanisme dan jadwal debat capres-cawapres. Ketua KPU Arief Budiman mengatakan KPU akan memutukan hal tersebut pada Rabu (19/12) mendatang.

“Kita akan putuskan semua tanggal 19 besok,” kata Arief, Sabtu (15/12).

Sebelumnya, KPU mengaku sudah menawarkan opsi jadwal dilaksanakannya debat capres-cawapres pada 17 Januari, 17 Februari, 17 Maret, 30 Maret, dan 13 April. Opsi tersebut menurut Arief sudah disampaikan dan tengah dibahas di masing-masing tim pasangan calon.

“Kami akan bertemu lagi tanggal 19 untuk memastikan bahwa itu semua sudah diterima, maka kita buat keputusannya maka kita tinggal jalankan saja,” ujarnya.

KPU juga sudah mengusulkan bahwa debat akan dilaksanakan di dua kota. Namun, kedua tim meminta agar debat dilakukan di Jakarta.

Sebelumnya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman mengatakan, pihaknya meminta partisipasi kedua pasangan calon presiden-wakil presiden dalam menentukan moderator dan panelis untuk debat capres-cawapres. Arief mengatakan, pasangan calon diminta memberi masing-masing dua nama untuk panelis dan tiga moderator.

“Panelis masing-masing dua nama untuk masing-masing tema. Untuk moderator mereka (masing-masing paslon) diminta untuk mengusulkan tiga nama pasangan, dan dari KPU nanti empat nama pasangan. Jadi nanti moderator ada 10 pasang usulan nama,” kata Arief, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (14/12).

Nantinya, lanjut dia, dari total 10 pasang nama tersebut akan dipilih lima nama pasangan moderator yang bertugas di setiap debat. Namun, ia mengatakan masih belum ditentukan apakah moderator setiap debat berpasangan atau tidak.

Apabila tidak sepasang, maka usulan dari setiap paslon akan disesuaikan. Sementara itu, untuk tema debat, KPU sudah memiliki 14 tema. Nantinya, tema tersebut akan dikelompokkan kembali dan dijadikan lima tema besar untuk setiap debat yang akan dilakukan mulai tahun depan.

“Temanya sudah kita sodorkan ada 14 tema. Nanti pengelompokannya, urutannya, mana tema yang dipakai debat pertama, kedua, ketiga itu kita putuskan juga tanggal 19 Desember 2018,” kata Arief.

Berita Lainnya
Pakar Hukum: Pembebasan Baasyir Bisa Kacaukan Sistem Hukum JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar menilai pembe...
Menkominfo Dorong Anak Muda Buat Konten Kreatif di Medsos JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengajak anak-anak muda, ter...
KPU tak lagi Bocorkan Kisi-Kisi Debat Pilpres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tidak lagi memberikan kisi-kisi pertanyaan ...
Ustaz Abu Bakar Ba’asyir Bebas, TKN: Bukti Jokowi Cinta Ulama JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syad...
Pengamat: Debat Pilpres Pertama Membosankan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pengamat politik dari UIN Jakarta, Adi Prayitno, menilai secara umum debat...
Kanal: Nasional Pemilu