Loading...

KSPI Kecam Penyerangan di Gereja St Lidwina

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPMI), Said Iqbal mengecam dan mengutuk keras aksi penyerangan dan penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis samurai di Gereja St Lidwina, Jambon Trihanggo, Gamping, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (11/2) pagi.

Akibat serangan tersebut, dilaporkan empat orang mengalami luka-luka akibat tebasan samurai. Korban luka termasuk Romo Prier yang saat kejadian sedang memimpin jalannya misa.

“Kekerasan dan intimidasi atas nama apapun tak bisa dibenarkan,” katanya.

Apalagi, ini dilakukan saat umat sedang menjalankan ibadah. Sangat tidak masuk akal dan benar-benar melukai rasa kemanusiaan.

“Bila tempat ibadah saja tidak aman dan bisa dengan gampang diserang, bukan tidak mungkin kantor serikat pekerja juga diperlakukan seperti itu. Karena itu, Said Iqbal meminta polisi mengusut tuntas kasus penyerangan ini,” kata Said Iqbal.

Terlebih, penyerangan terhadap tokoh agama bukan kali ini saja terjadi. Baru-baru ini, penyerangan juga terjadi pada tokoh agama Islam di Bandung, Jawa Barat. Tidak hanya itu, kekerasan terhadap kelompok minoritas dan merek yang memiliki keyakinan berbeda juga kerap terjadi.

“Buruh Indonesia mendesak pemerintah untuk memastikan tidak ada serangan teror atau intimidasi terhadap kebebasan berekspresi dan kemerdekaan untuk menyampaikan pendapat. Termasuk kebebasan menjalan ibadah sesuai dengan agama yang diyakininya,” tegasnya.

Lebih lanjut pria yang menjabat sebagai Governing Body ILO ini mengingatkan, bahwa masalah utama bangsa adalah devisit APBN, harga beras yang tinggi, dan turunnya daya beli akibat upah murah. Bukan memperbesar perbedaan antar umat beragama, yang bisa merusak kerukunan terhadap sesama.

Dikutip dari rilis yang diterima tajuktimur.com, KSPI menyerukan kepada seluruh gerakan buruh dan rakyat untuk segera melakukan konsolidasi membangun kekuatan untuk melawan segala macam penindasan, ketidakadilan, dan kemiskinan.

 

(as)

Berita Lainnya
Sandiaga: Kami Berkomitmen untuk tidak Mengambil Gaji se-rupiah pun JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno me...
Aa Gym: Prabowo-Sandi Pilihan Hati JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - KH Abdullah Gymanstiar memberikan dukungan untuk capres dan cawapres nomor...
Lembaga Penyiaran Diminta Ikuti Aturan Main di Masa Tenang Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Memasuki hari masa tenang Pemilu 2019, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) me...
Habib Rizieq Shihab Sampaikan 10 Alasan Prabowo-Sandi Disambut Rakyat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) menyampaika...
Massa Pendukung 02 Siap #PutihkanGBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalulintas JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pihak kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) untuk menghindari...
Kanal: Nasional