Loading...

Lindungi Konsumen Muslim, Indonesia Halal Watch (IHW) Tegur Produsen Mie Asal Korea

JAKARTA (TAJUK TIMUR.COM) – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru-baru ini mengumumkan temuan baru mengenai produk mie kemasan asal Korea yang menunjukan hasil positif mengandung fragmen DNA spesifik babi.

Menanggapi hal tersebut, Indonesia Halal Watch (IHW) mengapresiasi BPOM.  Direktur Lembaga Advokasi Halal Ihsan Abdullah mengatakan saat ini pihaknya sedang menyiapkan langkah yang tepat bagi perlindungan konsumen khususnya konsumen Muslim.

“Kami sungguh mengapresiasi hasil temuan BPPOM yang di-publish dan sangat bermanfaat bagi masyarakat konsumen. Dan ini kali pertama yang dilakukan, dan kami minta harus terus menerus dilakukan dengan bekerjasama dengan kami dan LPPOM MUI agar masyarakat khususnya konsumen Muslim merasa nyaman,” kata Ihsan.

Lebih lanjut, Ihsan menyayangkan hal tersebut sangat merugikan konsumen apalagi saat ini umat Islam sedang melaksanakan ibadah puasa, yang menurut Ihsan harus dilindungi untuk tidak  mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak halal (haram).

“Kami menengarai ada banyak jenis mie instan dan makanan kemasan asal Korea dan China yang tidak halal akan tetapi mereka tidak memberikan informasi pada kandungan produknya,” tambahnya.

Sejak setahun yang lalu IHW telah merilis 32 produk kemasan asal China dan Mie asal Korea sebagai produk yang mencantumkan label halal namun bukan label halal dari LPPOM MUI, dan juga produk yang sama sekali tidak mencantumkan label halal.

Padahal Indonesia sudah memiliki UU NO. 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Poduk Halal yang telah diundangkan pada bulan Oktober tahun 2014 yang semestinya sudah diberlakukan khususnya bagi produk makanan dan minuman kemasan asing.

“Tindakan produsen mengimpor dan mengedarkan produk mie instan dan makanan kemasan tersebut  tentu sangat merugikan masyarakat, khususnya konsumen Muslim,” kata dia.

Kini, pihaknya telah melakukan teguran  kepada distributornya di Jakarta dan Batam. Bahkan ada yang  telah dilakukan pelaporan ke Polda Metrojaya Direktorat Industri dan Perdagangan.

(ams/ihw)

Berita Lainnya
KPI minta PRSSNI Dorong Anggotanya Hindari Pelanggaran Siaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta Persatuan Radio Swasta Siaran Nas...
Pengamat: Publik Harus Pertanyakan Program Capres-Cawapres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Feri Amsari mengatakan...
Satgas Pangan Pantau Stok Menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Satgas Pangan akan melakukan pemantauan untuk memastikan stok kebutuhan po...
Sandiaga Doakan Calon Penggantinya di DKI BEKASI, TAJUKTIMUR.COM - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, Sandiaga Uno menghadiri acar...
KPU Akan Tetapkan Hasil Perbaikan DPT Tahap II JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Per...
Kanal: Nasional