Loading...

MA Beri Kontribusi ke Negara Rp 18 Triliun Selama 2017

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) — Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali mengungkapkan MA telah memberikan kontribusi kepada keuangan negara senilai Rp18,255 triliun selama 2017.

“Kontribusi kepada keuangan negara sebesar Rp18,255 triliun yang berasal dari pidana denda dan uang pengganti dalam perkara pelanggaran lalu lintas, pidana korupsi, narkotika, kehutanan, perlindungan anak, perikanan, pencucian uang, dan lain-lain,” katanya, saat membuka sidang pleno istimewa laporan tahunan Mahkamah Agung tahun 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (1/3).

Dia mengungkapkan jumlah pidana denda dan uang pengganti tersebut mengalami kenaikan lebih dari empat kali lipat dibandingkan jumlah denda dan uang pengganti yang dijatuhkan pada 2016, yaitu sebesar Rp4,482 triliun.

Hatta mengatakan denda dan uang pengganti tersebut dijatuhkan dalam perkara pidana pada peradilan umum dan perkara pidana pada peradilan militer.

Selain kontribusi bagi keuangan negara, kenaikan jumlah uang pengganti yang dijatuhkan tersebut merupakan bukti keseriusan Mahkamah Agung dalam memberantas tindak pidana yang mengakibatkan kerugian terhadap negara dan sebagai upaya Mahkamah Agung dalam memulihkan kerugian negara.

Ketua MA yang sudah menjabat dua periode itu mengatakan badan peradilan tidak lagi hanya dituntut menyelenggarakan peradilan sesuai asas peradilan sederhana, cepat, dan biaya ringan, tetapi juga memberikan pelayanan berkualitas.

“Peradilan tidak hanya didorong untuk memenuhi kebutuhan dasar dan hak sipil warga negara dengan menegakkan asas-asas peradilan, tetapi juga didorong untuk memenuhi tujuan dan asas-asas pelayanan publik,” katanya.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
BMKG: Waspada Potensi Banjir dan Longsor Meningkat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau masuknya mus...
Kemenag Uji Coba Sistem Daftar Nikah Online JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Agama telah meluncurkan Sistem Informasi Pernikahan Berbasis W...
KPI minta PRSSNI Dorong Anggotanya Hindari Pelanggaran Siaran JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta Persatuan Radio Swasta Siaran Nas...
Pengamat: Publik Harus Pertanyakan Program Capres-Cawapres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas Feri Amsari mengatakan...
Satgas Pangan Pantau Stok Menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Satgas Pangan akan melakukan pemantauan untuk memastikan stok kebutuhan po...
Kanal: Nasional