Loading...

Mantan Pengacara Setnov, Fredrich Yunadi Jadi Tersangka

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan bahwa Fredrich Yunadi, mantan kuasa hukum Setya Novanto, sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Informasinya sudah penyidikan,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (10/1).

Fredrich ditetapkan sebagai tersangka karena diduga mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan kasus dengan tersangka Setya Novanto.

Fredrich sendiri mengaku belum mengetahui informasi bahwa dia telah ditetapkan sebagai tersangka. “Belum tahu, tetapi masalah cekal betul,” kata Fredrich.

Fredrich sudah dicegah ke luar negeri selama 6 bulan atas kaitan dengan proses penyelidikan di KPK.

“Dalam proses penyelidikan dugaan tindak pidana mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan dengan tersangka SN (Setya Novanto), KPK mengirimkan surat kepada imigrasi Kementerian Hukum dan HAM tentang pencegahan terhadap empat orang, yaitu Fredrich Yunadi, Reza Pahlevi, M. Hilman Mattauch dan Achmad Rudyansyah,” kata Febri, kemarin.

Pencegahan itu efektif sejak 8 Desember 2017. “Tujuannya karena keempat orang tersebut dibutuhkan keterangannya dan saat dipanggil sedang berada di Indonesia dengan dasar hukum: Pasal 12 ayat (1) huruf b UU KPK,” tambah Febri.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
KPU Tetapkan DPT Hasil Perbaikan untuk Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat pleno terbuka Daftar Pemilih T...
Polisi Tangkap Perusak Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru PEKANBARU, TAJUKTIMUR.COM - Polisi telah menangkap seorang terduga perusak atribut Partai Demokrat d...
Kapendam Cendrawasih: Situasi Nduga Berangsur Normal JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, mene...
SBY Sayangkan Perusakan Atribut Demokrat di Pekanbaru RIAU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyayangkan perusa...
Bawaslu Catat 192.129 Laporan dan Pelanggaran Kampanye JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menemukan dan menerima setidaknya 19...
Kanal: Nasional