Loading...

Ma’ruf Amin sebut 212 berubah menjadi gerakan politik

SEMARANG, TAJUKTIMUR.COM – Calon wakil presiden Kiai Haji Ma`ruf Amin menyebut gerakan yang awalnya untuk penegakan hukum dan dinamai 212, saat ini sudah berubah menjadi gerakan politik.

“212 tadinya untuk penegakkan hukum kasus penodaan agama, tapi sekarang gerakan politik,” kata Ma`ruf Amin saat bersilaturahim dengan Para Kiai dan Tokoh Nahdlatul Ulama Se-Jawa Tengah Bagian Utara di Semarang, Selasa.

Menurut dia, setelah pelaku kasus penodaan agama sudah dijatuhi hukuman, maka gerakan 212 dinyatakan selesai, tapi kemudian justru muncul gerakan Persatuan Alumni 212 dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI juga diubah diganti menjadi GNPF Ulama.

“Gerakan PA 212 dan GNPF Ulama sudah tidak ada kaitannya penegakan hukum, tapi gerakan politik dan menggunakan pilpres sebagai kendaraan politik mereka,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi usai acara, mantan Ketua MUI itu mengaku tidak mempermasalahkan jika gerakan 212 dihidupkan kembali asal hanya untuk ajang silaturahim.

“Kalau dihidupkan untuk silaturahim tidak masalah, asal jangan yang lain,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ma`ruf Amin mengatakan bahwa Pilpres 2019 bukan mengenai memenangkan posisi capres dan cawapres saja, namun juga pertarungan antarideologi.

Oleh karena itu dirinya mengimbau agar kalangan Nahdlatul Ulama tetap solid yang diwujudkan dengan satu suara mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden yang sudah pasti bakal menjaga keberlangsungan NU itu sendiri.

“Saya mohon doa dan dukungan seluruh jajaran NU untuk mendukung dan memenangkan pilpres yang akan datang,” ujarnya.

Berita Lainnya
Sandiaga: Kami Berkomitmen untuk tidak Mengambil Gaji se-rupiah pun JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno me...
Aa Gym: Prabowo-Sandi Pilihan Hati JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - KH Abdullah Gymanstiar memberikan dukungan untuk capres dan cawapres nomor...
Lembaga Penyiaran Diminta Ikuti Aturan Main di Masa Tenang Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Memasuki hari masa tenang Pemilu 2019, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) me...
Habib Rizieq Shihab Sampaikan 10 Alasan Prabowo-Sandi Disambut Rakyat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) menyampaika...
Papua Gunakan Sistem Noken dalam Pemilu 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 12 kabupaten di Papua, dalam pemilu 17 April mendatang masih men...
Kanal: Nasional Pemilu