Loading...

Masyarakat Dayak Idamkan Capres Yang Sanggup Kerja Nyata

PALANGKARAYA, TAJUKTIMUR.COM – Bagi masyarakat asli Kalimantan Tengah, Masyarakat Dayak perihal persatuannya tidak bisa diragukan lagi sejak bergabung dengan NKRI. Dalam kehidupannya persoalan agama tidak menjadi soal, didalam satu rumah bisa saja terdapat tiga agama yang hidup berdampingan, Islam, Kristen dan Kaharingan, bahkan ada masjid yang berada dalam satu lingkungannya halaman bersama gereja. Ini menandakan bahwa kehidupan bertoleransi, rasa kesatuan dan persatuan yang tinggi dikalangan orang Dayak tidak boleh terpisah karena agama. Akan tetapi untuk masalah suku dan etnis sangat rentan sekali menjadi pemicu bila terjadi perselisihan, dan apabila lambat ditangani akan meluas menjadi konflik. Tokoh adat suku Dayak, Sabran Ahmad (88) meyakini disinilah peran Dewan Adat Dayak diperlukan untuk meredam dan menyelesaikan segala permasalahan secara adat dan musyawarah.

Salah satu pendiri provinsi Kalimantan Tengah ini juga menjelaskan bahwa masalah Sampit- Madura yang pernah terjadi sebelumnya di provinsi itu belum selesai dan hanya mengendap. Sampai saat ini sebetulnya belum selesai.

“Ibarat ladang yang kering apabila terjadi isu suku dan etnis bisa memicu kembali apabila lamban diatasi”, ujarnya.

Mantan Ketua Dewan Adat Dayak Kalteng Sabran Ahmad mengatakan jika untuk memilih pemimpin atau presiden, alangkah baiknya melihat orang tersebut dari kemampuan, pendidikan, kejujurannya, dan telah terlihat asal kerjanya jangan asal pilih dan membuat negara ini tambah mengalami kemiskinan.

Ketika dikonfirmasi tajuktimur.com terkait dukungan ketua DAD saat ini yang mendukung salah satu paslon, sesepuh/mantan Ketua Dewan Adat Dayak (2008-2016) ini menyatakan tidak terlalu mempermesalahkan dukungan ketua DAD Kalteng terhadap capres nomor satu yang spekulasinya akan meraup suara sebesar 70 persen. Itu tidak masalah, kami tetap mendukung, intinya disini adalah bagaimana agar pelaksanaan Pilpres 2019 nantinya dapat berjalan aman dengan adanya peran dan kerjasama yang baik antar instansi terkait, ucapnya.

Ketika menyinggung sosok para paslon capres di pilpres 2019, sesepuh/mantan Ketua Dewan Adat Dayak (2008-2016) ini menilai masing-masing paslon memiliki kelebihan. Pada paslon nomor satu misalnya, merupakan paslon pilihan masyarakat Kalimantan Tengah. Program-program yang dijalankan sangat dirasakan oleh masyarakat. Meskipun ada sebagian kecil yang mendukung Paslon nomor 02, namun masyarakat masih menilai bentuk nyata kerja yang sudah lebih terlihat dari paslon nomor 01, mulai dari jalan-jalan baru yang menghubungkan daerah terisolir, harga BBM yang bisa satu harga dengan wilayah lain, dimana hal tersebut sebelumnya tidak pernah ada.

Sabran juga menambahkan agar setiap pemimpin negara sampai bawahnya tidak boleh rasis dalam masalah agama. Jangan seenaknya melakukan nonjob terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menganut agama lain dan jangan pernah membedakan satu ras dengan yang lainnya.

Mantan ketua DAD Kalteng ini sangat perhatin dengan tahun politik saat ini, karena banyak sekali orang yang saling membenci dan menjatuhkan, karena beda dukungan.

”Tapi untung saja di Kalteng tidak terjadi semacam itu. Saya harapkan kerukunan di Bumi Tambun Bungai tetap terjaga. Mantan anggota DRPD-GR Kalteng ini juga selalu menyelipkan himbauan kepada masyarakat yang menemui dirinya untuk memilih pemimpin yang hasil kerjanya telah terlihat, pemimpin yang tidak korupsi, dan sosok tersebut dilihat ada pada capres nomor satu,” katanya.

Ia juga tidak memungkiri adanya riak-riak dilapisan suara bawah (grassroot) tentang paslon nomor 02 yang dikatakan sebagai sosok yang lebih baik, masih muda, kaya dan berani, sehingga diyakini bisa memberantas korupsi dan ketimpangan lainnya yang mumpuni dengan background militer, akan tetapi Sabran berharap capres yang terpilih nantinya memiliki pengalaman dan sudah terbukti kinerjanya.

Berita Lainnya
Prabowo Bertekad Menghabiskan Sisa Hidupnya untuk rakyat MEDAN, TAJUKTIMUR.COM - Calon presiden Prabowo Subianto menegaskan ia sudah menyampaikan tekad akan ...
Menkopolhukam Minta Kepala Daerah Bersinergi Sukseskan Pemilu GORONTALO, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) ...
Angin Puting Beliung Terjang Kabupaten Sukabumi SUKABUMI, TAJUKTIMUR.COM - Bencana angin puting beliung yang terjadi di wilayah Kecamatan Cicantayan...
Survei IndEX: Elektabilitas PDI-P Turun JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Survei terbaru lembaga survei Indonesia Elections and Strategic (IndEX) Re...
Gerindra-PKS Sepakati Dua Nama Calon Wakil Gubernur DKI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pertai Gerindra dan PKS DKI telah menyepakati dua nama cawagub DKI penggan...
Kanal: Nasional