Loading...

Mei 2018, Terminal Bandara Terapung Pertama di Indonesia Beroperasi

SEMARANG (TAJUKTIMUR.COM) – Terminal baru Bandar Udara Ahmad Yani Semarang bakal beroperasi Mei 2018. Pengoperasian terminal baru bakal meningkatkan kapasitas minimum yang telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir.

Dirut PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menargetkan, dengan penutupan atap terminal baru (topping off) Bandara Udara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Minggu, (12/2) bandara sudah bisa dinikmati saat arus balik dan mudik.

Menteri BUMN Rini Soemarno menegaskan, pemerintah telah menetapkan pengembangan bandar udara sebagai proyek prioritas nasional untuk mendukung konektivitas udara. “Saya berharap proyek ini bisa selesai tepat waktu dan pada akhirnya bisa digunakan oleh masyarakat.”

Menteri Rini mengatakan, pentingnya peran BUMN sebagai agen pembangunan dan perpanjangan tangan pemerintah untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas di Indonesia.

Pengembangan dan perluasan Bandara Udara Ahmad Yani, kata Rini, bagian dari program prioritas pemerintah dalam mendorong konektivitas udara dan pertumbuhan ekonomi di Semarang. “Pengembangan bandara merupakan wujud dari komitmen pemerintah dalam mengakomodasi tingginya mobilitas penduduk dan kebutuhan akan sarana dan infrastruktur udara yang memadai,” katanya.

Pengoperasian terminal baru dan pengembangan bandara senilai Rp 2,07 triliun, akan menambah kapasitas Bandara Ahmad Yani dari hanya mampu menampung 800 ribu penumpang per tahun, menjadi 6 juta penumpng tiap tahun. Hingga 2017 Bandara Ahmad Yani sudah melayani 4,4 juta penumpang.

Terminal baru Bandara Ahmad Yani memiliki luasan area 58.652 meter persegi, hampir sembilan kali lebih besar dibanding luasan terminal eksisting yang hanya seluas 6.708 meter persegi.

Luas apron baru mencapai 72.522 meter persegi yang dapat menampung 13 pesawat narrow body atau konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 2 pesawat wide body kargo. Bandara Ahmad Yani, katanya, nantinya diposisikan sebagai bandara bisnis dan industri.

Bandara Ahmad Yani Semarang mengusung konsep bandara terapung yang dipadukan dengan konsep eco-green airport sehingga menjadikan bandara ini sebagai bandara dengan terminal terapung pertama di Indonesia.

Disebut sebagai bandara terapung karena terminal baru Bandara Ahmad Yani dibangun di atas lahan lunak dan sebagian besar berair dengan menggunakan tiang pancang dan metode prefabricated vertical drain (PVD) untuk memadatkan lahan lunak tersebut. PVD sendiri merupakan sistem drainase buatan yang dipasang di dalam lapisan tanah lunak.

(fr)

Berita Lainnya
Bawa Narkoba, Polisi Tembak Mati Warga Malaysia MEDAN, TAJUKTIMUR.COM - Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai, Polda Sumatera Utara, menem...
Papua Barat paling rendah Tingkat Kepatutan Pelaporan Harta Kekayaan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Pemerintah Provinsi Papua Ba...
Pushidrosal TNI-AL Temukan CVR Lion Air JT-610 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) yang diga...
Fahira Idris: Isu Perempuan dan Anak Harus Ada Dalam Debat Pilpres JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Dari lima tema besar Debat Publik Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wak...
Relawan Jokowi – Prabowo gelar Pertandingan Persahabatan KUALA LUMPUR, TAJUKTIMUR.COM - Relawan pendukung pasangan Jokowi - KH Ma`ruf Amin dan Prabowo - Sand...
Kanal: Nasional