Loading...

Menag Batasi Trasit untuk Jemaah Umrah

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM – Jamaah umroh Indonesia saat ini tidak leluasa lagi seperti sebelumnya terutama yang berangkat dengan travel. Menurut Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin ada pembatasan transit untuk jamaah haji umrah.

Transit hanya dibolehkan tidak lebih dari satu negara saja baik saat berangkat maupun pulang ibadah. Jamaah tidak memungkinkan bisa leluasa lagi, seperti jalan-jalan ke beberapa negara yang disinggahi atau belanja ke luar negeri.

“Setiap jamaah umrah harus mengetahui pakai maskapai penerbangan apa. Setiap PPIU (biro travel) harus transit 1 tempat saja. Tidak boleh ke Kuala Lumpur dulu, Kolombo, Afrika dan yang nggak jelas karena pakai harga murah,” ujar Lukman, Selasa (27/3/2018).

Menurut Menteri, ketentuan itu dituangkan dalam revisi Peraturan Menteri Agama Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ibadah Umroh. Dalam ketentuan juga disebutkan waktu pemberangkatan paling lambat 6 bulan sejak pendaftaran, atau tiga bulan setelah melunasi biayanya. “Ini untuk mengindari penelantaran,” katanya.

Lukman menyebutkan, biro travel memastikan semua hal terkait keberangkatan calon jemaah mereka. Semua hal itu termasuk soal penginapan.

“Hotel, pelayanan satu kamar berapa orang, makanannya,” kata Menag Lukman.

(fr)

Berita Lainnya
Kelompok Cipayung Plus Bantah Isu Dukung Jokowi JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Para Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Cipayung Plus memba...
10 Pemerhati Anak Terima Penghargaan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Nasional Perlindungan Anak pada Minggu memberikan penghargaan kepad...
BMKG: Hujan Ekstrim Berpotensi Terjadi hingga Desember BOGOR, TAJUKTIMUR.COM - Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Bogor...
Ma’ruf Amin: Program Jokowi dirasakan Masyarakat LEBAK, TAJUKTIMUR.COM - Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan program yang dijalankan Presi...
Soal Perda Keagamaan, Maarif Institute Sayangkan Kriminalisasi Grace Natalie JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Direktur Eksekutif Maarif Institute Muhd Abdullah Darraz menyayangkan krim...
Kanal: Nasional