Loading...

Mengintip Persiapan Kemah Bela Negara Tingkat Nasional di Pulau Sebatik

NUNUKAN, TAJUKTIMUR.COM — Kemah Bela Negara Tingkat Nasional Gerakan Pramuka di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara akan dilaksanakan pada 2-7 Mei 2018. Acara ini diikuti 1.550 Pramuka Penegak dan Pandega perwakilan Kwarda Gerakan Pramuka seluruh Indonesia. Bagaimana persiapannya?

“Kami bekerja sama dengan Kabupaten Nunukan dan Provinsi Kalimantan Utara telah siap menggelar Kemah Bela Negara. Kemah ini akan membentuk mental masyarakat yang kuat dan berkualitas sebagai syarat untuk menjadi negara maju. Untuk membangun mental yang kuat tidak cukup dilakukan dalam waktu satu hari satu malam, tapi harus dilakukan sejak dini. Pendidikan kepramukaan ini melatih orang bermental kuat sejak usia dini,” ujar Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault.

Menurutnya, Kabupaten Nunukan dipilih karena wilayah ini berbatasan langsung dengan Malaysia. Rasa nasionalisme dan cinta Tanah Air akan semakin terasa jika diadakan di tempat tersebut. Terlebih, di daerah tersebut ada rumah warga yang ruang tamunya masuk teritorial Indonesia, sedangkan dapurnya masuk wilayah Malaysia.

“Jadi, 34 provisi (di Indonesia) semuanya akan berpartisipasi,” ungkapnya.

Anggota Dewan Kerja Nasional (DKN) Gerakan Pramuka Rizky Dwi Amanda menambahkan, Kemah Bela Negara akan menggunakan sistem pemerintahan untuk mengelola seluruh kegiatan. Layaknya suatu negara, dalam perkemahan itu akan ada gubernur, bupati, hingga camat.

“Warga Perkemahan Bela Negara diibaratkan penduduk sebuah kecamatan, yang seluruh pola kehidupannya disesuaikan dengan aspirasi warganya. Dikelola oleh seorang Gubernur Perkemahan dan Wakil Gubernur Perkemahan dibantu oleh aparat pemerintah dan Dewan Adat serta berkoordinasi dengan Sangga Kerja,” ujarnya.

Rizky sebagai Ketua Sangga Kerja menjabat Gubernur Perkemahan Bela Negara. Provinsinya dinamakan Dwikora dengan dua Kabupaten, yakni Amai dan Inai. Masing-masing Kabupaten terdiri atas dua Kecamatan. “Untuk setiap kegiatan Pramuka Penegak dan Pandega kita selalu menggunakan sistem pemerintahan, seperti pada saat Raimuna Nasional tahun kemarin,” jelasnya.

Kemah Bela Negara Tingkat Nasional akan dibuka oleh Wakil Presiden RI M. Jusuf Kalla pada Kamis (3/5/2018). Selain itu, pembukaan kegiatan ini juga akan dihadiri oleh Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault, Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Irianto Lambrie, Bupati Kabupaten Nunukan Asmin Laura Hafid, dan beberapa tokoh lainnya.

Berita Lainnya
KPU Tetapkan DPT Hasil Perbaikan untuk Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat pleno terbuka Daftar Pemilih T...
Polisi Tangkap Perusak Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru PEKANBARU, TAJUKTIMUR.COM - Polisi telah menangkap seorang terduga perusak atribut Partai Demokrat d...
Kapendam Cendrawasih: Situasi Nduga Berangsur Normal JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, mene...
SBY Sayangkan Perusakan Atribut Demokrat di Pekanbaru RIAU, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyayangkan perusa...
Bawaslu Catat 192.129 Laporan dan Pelanggaran Kampanye JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menemukan dan menerima setidaknya 19...
Kanal: Nasional